Ban Pesawat (The Sun)
Dream - Para ahli penerbangan dibuat heran oleh foto pesawat British Airways A380 yang baru mendarat di Bandara Heathrow, London, Inggris. Sebab, dalam foto itu terlihat ban pesawat ini berbentuk bukan bundar, melainkan kotak.
Ya, ban pesawat yang baru terbang dari Hong Kong dan mendarat pada Jumat pekan lalu itu terlihat kempis. Sehingga bentuknya menjadi kotak. Banyak yang merasa aneh, heran, dan bertanya-tanya bagaimana pesawat ini bisa mendarat dengan selamat.
Pejabat dari Otoritas Penerbangan Sipil Inggris menyebut fenomena ini sangat ganjil, bahkan pilot pesawat pun tak yakin bagaimana ini bisa terjadi.
“ Ini ganjil sekali. Tak ada yang seperti ini sebelumnya,” kata Juru Bicara Otoritas Penerbangan Sipil Inggris, dikutip Dream dari The Sun, Selasa 10 Mei 2016.
Sebelum lepas landas dari Bandara Hong Kong, awak pesawat Airbus A380-800 telah mendapat peringatan adanya salah satu ban yang kempis. Namun para kru memutuskan untuk terus melanjutkan lepas landas.
Kapten pesawat itu mengatakan, ban itu mungkin terlepas dari roda saat mendarat dan terjadi pengereman, hingga menjadi segi empat seperti pada foto.
Menurut sang kapten, ban pesawat itu punya tekanan tujuh kali dari ban mobil biasa. Sehingga, saat terjadi pengereman, ban yang kempis itu tidak berputar sempurna, melainkan 90 derajat, sehingga membentuk sebuah sisi, dan itu terjadi di sisi yang lain.
“ Maka terjadi empat sisi dagat seperti yang Anda lihat,” kata kapten itu. “ Apakah ini bahaya? Tidak. Kehilangan satu ban bukan masalah besar.”
Sementara, Masyarakat Penerbangan Britania belum menemukan apapun yang bisa menjelaskan bentuk ban pesawat menjadi kotak itu.
Saat masih di langit, kru pesawat dua dek itu menghubungi Bandara London, minta disiapkan penarik. Dan setelah 13 jam penerbangan, pesawat ini mendarat dengan selamat di Heathrow.
“ Foto itu asli, tapi aku tak yakin bagaimana itu terjadi,” kata penulis Cockpit Confidential, Patrick Smith.
“ Ban kempis dan terjadi rotasi menyebabkan ban itu kotak simetris,” tambah dia.
© Dream
Dream - Fesyen adalah hal yang menyangkut kekinian. Tetapi, penemuan mumi kuno mengungkap apa yang menjadi tren sepatu 1.500 tahun lalu.
Para arkeolog di Mongolia mendapat temuan fesyen di kaki wanita saat mereka membuka mumi yang terbungkus kain. Mereka menemukan mumi tersebut di Pegunungan Altai, tepatnya di ketinggian 9.200 kaki di atas permukaan laut.
Mumi tersebut sejauh ini terlihat mengenakan sepatu modern. Tapi para ahli memprediksi usia mumi tersebut sekitar 1.500 tahun.
" Orang ini tidak berasal dari golongan elit, dan kami percaya ini seperti wanita, karena tidak ada busur di dalam makam," ujar Peneliti pada Museum Khovd B Sukhbaatar.
" Sekarang kami berhati-hati membuka pembungkus tubuh, dan setelah ini selesai, para ahli akan dapat menjelaskan secara rinci tentang jenis kelamin mumi," kata dia.
Sejumlah harta benda yang ditemukan di makam memberikan pengetahuan yang unik mengenai kehidupan Mongolia sekitar abad keenam Masehi. Di dalamnya terdapat pelana, tali kekang, vas tanah liat, mangkuk kayu, palung, ketel besi, sisa-sisa peralatan kuda, dan pakaian kuno.
Juga terdapat bantal, kepala domba, tas kecil yang biasa diletakkan di punggung domba, tulang kambing, dan tas kulit kecil yang dirancang untuk membawa cangkir.
" Ini merupakan fenomena yang sangat langka. Ini menunjukkan pada kita keyakinan dan ritual bangsa Turkiks," kata Sukhbaatar.
" Kami bisa lihat secara jelas kuda tersebut telah dikorbankan. Dia adalah kuda betina, berusia antara empat hingga delapan tahun," ucap dia.
" Empat mantel yang kami temukan terbuat dari katun. Satu hal yang menarik dari temuan kami adalah tidak hanya wool dari domba, tapi juga wool dari unta," terang Sukhbaatar.
" Kami dapat perkirakan tanggal pemakaman dari benda-benda yang ditemukan, termasuk juga jenis topi. Ini memberikan kita informasi pemakaman dijalankan sekitar abad keenam," kata Sukhbaatar.
Temuan ini membantu terkuaknya asal usul bangsa Turki di masa Mongolio kuno. Mereka diperkirakan tersebar di sekitar Pegunungan Altai meliputi Siberia, di Rusia, dan Mongolia, Tiongkok, serta Kazakhstan.
Sumber: mirror.co.uk
© Dream
Dream - Tak semua kekayaan miliarder diwarisi dari keluarganya. Banyak juga yang meraih kesuksesan melalui keringat sendiri dan memulainya dari sekadar sebuah impian.
Hal itulah yang dialami salah satu orang terkaya di Malaysia, Tan Sri Syed Azman Syed Ibrahim. Dimulai dengan keluhan tentang terlalu lelah menghabiskan banyak waktu di jalan raya demi urusan kerja, Syed Azman akhirnya berjaya dengan kekayaannya.
Dia awalnya adalah seorang perwira militer di Angkatan Bersenjata Malaysia (ATM) selama 13 tahun sampai memperoleh pangkat Mayor. Pada tahun 1993, setelah berhenti dari militer, ia dan istri memulai bisnis jual beli mobil bekas.
Pria asli Sungai Petani, Kedah ini kemudian pergi ke London untuk membeli mobil bekas sebelum menjualnya di Malaysia. Waktu itu dia tidak memiliki izin sebagai agen tunggal pemegang merek (ATPM), sehingga dia berbagi ATPM dengan teman-teman yang memiliki izin tersebut.
Lama kelamaan ia berhasil juga memiliki ATPM dari pemerintah dan bisnis mobilnya semakin menjadi terkenal.
Kemudian pemerintah mengambil keputusan memberhentikan pemberian ATPM terbuka dan hanya menawarkan ATPM secara franchise. Untuk mendapatkan ATPM secara franchise, Syed Azman harus ditunjuk oleh perusahaan mobil asing sebagai distributor.
Nasib memihaknya ketika ia berhasil mendapatkan kepercayaan dari Honda untuk menjadi distributor produsen mobil tersebut di Malaysia, salah satu di antaranya Honda Jazz. Kemudian Syed Azman mendapatkan hak untuk mendistribusikan pula Chevrolet dan Suzuki.
Dalam satu wawancara dengan koran The Star baru-baru ini, Syed Azman mengatakan, selama menjalankan urusan bisnis, dia bosan karena waktu banyak habis di jalan. Lalu temannya menyarankan ia membeli helikopter saja untuk pergi ke sana-sini.
Pada tahun 2003, ia membeli sebuah helikopter dengan harga US$ 1,5 juta untuk penggunaan sehari-hari. Jika helikopter itu tidak digunakannya, ia menyewakan kepada mereka yang tertarik.
Ketika itulah dia sadar permintaan untuk helikopter sangat tinggi di Malaysia. Lima tahun kemudian, ia berhasil mendapatkan kontrak pertama untuk menyediakan layanan helikopter untuk membawa pekerja sektor minyak dan gas ke anjungan.
Dan hari ini, pemilik perusahaan penyewaan helikopter dan jet pribadi Weststar Aviation Services Sdn Bhd (WAS) ini memiliki 40 buah helikopter dan 4 buah jet pribadi.
Dia juga memiliki kontrak senilai 8 miliar ringgit Malaysia untuk mengangkut pekerja ke anjungan minyak hingga menjadikannya sebagai salah satu pria Melayu terkaya di Malaysia saat ini. Ini belum ditambah bisnis rudal, peralatan pertahanan, properti, kendaraan, konstruksi dan sebagainya.
Namun, meskipun harta dan asetnya mencapai miliaran ringgit, Syed Azman enggan menyatakan jumlahnya. Dia hanya menjawab, " Saya tidak bisa mengatakan jumlah harta saya, Ibu saya tak suka."
(Ism, Sumber: ohbulan.com)
© Dream
Dream - Seorang suami kaget bukan kepalang saat menonton televisi. Dalam layar terlihat istrinya tengah tampil di sebuah program televisi ternama.
Bukan lantaran istrinya menjadi orang terkenal. Namun, pria bernama Abragh Mohamed ini telah menguburkan istrinya dua tahun yang lalu.
Abragh kehilangan sang istri setelah tewas dalam sebuah kecelakaan.
Dia diberitahu seorang dokter di Casablanca bahwa wanita yang tak disebutkan namanya itu telah meninggal karena luka yang serius.
Namun betapa kagetnya Abragh, saat menonton program televisi yang membuatnya kembali melihat istrinya yang telah hilang komunikasi beberapa tahun itu.
Dua tahun usai meninggal, anggota keluarga Abragh duduk di depan televisi untuk menonton acara serial populer Al Mujtafun.
Saat itulah Abrah mendapatkan telepon dari almarhum istrinya yang mengatakan telah kehilangan kontak dengan suaminya dan memberikan dia nama dan alamat lamanya.
Pria itu sendiri tidak menyaksikan acara tersebut saat istrinya menelepon untuk melacak keberadaanya suami. Namun beberapa temannya membawa kabar mengejutkan untuknya.
" Saya tak tahu itu tubuh jenazah berbeda yang kamu kuburkan dan istri saya masih hidup," katanya.
Kini pertanyaan muncul, mengapa wanita tersebut baru menghubungi suaminya setelah dua tahun menghilang. Sebuah terori mencoba menduga sang istri telah kehilangan ingatannya.
Dia diketahui tinggal di sebuah kota kecil Azilal. Suaminya mengaku dokter mengatakan kepadanya jika kesempatan hidup istrinya snagat kecil dan dia harus membayar tagihan rumah sakit.
Mendengar informasi itu, sang suami berkeliling mencari uang selama empat jam dan kembali kerumah. Saat kembali ke rumah sakit dengan uang yang diperoleh, pihak rumah sakit mengatakan jika istrinya telah meninggal.
(mirror.co.uk)