Ilustrasi (Foto: Shutterstock.com)
Dream - Memiliki buah hati merupakan karunia terindah dari setiap pasangan. Kebahagiaan membuncah saat si kecil hadir di tengah-tengah keluarga.
Sayangnya, kebahagiaan itu berubah menjadi perasaan pilu bagi Nursafiah Edy. Bayinya meregang nyawa karena kelalaiannya memilih keranjang bayi.
Dikutip dari Siakapkeli, wanita asal Malaysia ini membagi kisah sedihnya di akun Facebook. Maut tidak dapat ditolak, bayinya meninggal akibat terjepit di sela kasur dengan jaring pembatas.
" Sebenarnya maka tidak kuat hendak bercerita... tapi mama akan bagi dengan kawan-kawan... dalam kebaikan ada keburukan," tulis Nursafiah.
Wanita itu mengatakan banyak yang bertanya bagaimana peristiwa yang terjadi. Tentu tidak ada yang mengira peristiwa nahas itu bisa terjadi.
Untuk memberikan gambaran mengenai posisi anaknya, dia mengunggah foto boneka warna pink. Boneka itu berada dalam posisi terjepit dengan kepala menempel pada kasur.
" Beginilah posisi mendiang waktu itu ketika saya hendak menggendong untuk menyusuinya," kata Nursafiah.
Nursafiah mengatakan bayinya tengah tidur ketika dia tinggalkan untuk makan. Sehabis makan, dia terkejut mendapati bayinya sudah tidak bernyawa.
" Mendiang baru bisa menggulingkan badan," kata dia.
Wanita itu menduga bayinya akan terjatuh. Tetapi karena pembatas keranjang bayi itu adalah jaring lentur, maka bayinya terjepit.
" Banyak yang salah paham menyebut dia terjatuh. Dokter juga menyatakan tidak ada pendarahan, hanya otaknya membengkak karena kekurangan oksigen," kata dia.
Lebih lanjut, Nursafiah mengingatkan para orangtua agar lebih berhati-hati. Sebisa mungkin tidak memilih jenis keranjang bayi dengan pengaman jaring lentur.
" Saya tidak menyalahkan keranjang ini, tapi mungkin kita bisa lebih berjaga-jaga jika ada yang memakai keranjang seperti ini. Sebab jaring yang terpasang begitu lentur dan mengikuti bentuk badan. Jika ada celah, jangan biarkan terbuka," tulis dia.
(Sah, Sumber: https://siakapkeli.my)