Ilustrasi (Foto: Shutterstock.com)
Dream - Kita mungkin sering berjumpa dengan orang-orang yang mengaku sebagai panitia pembangunan masjid.
Mereka kadang meminta sumbangan di pinggir jalan, di dalam kendaraan umum, ataupun mendatangi rumah per rumah.
Praktik ini tentu bagus dijalankan. Sebab, panitia menjalankan upaya jemput bola agar pembangunan segera terselesaikan.
Sayangnya, terkadang ada orang yang menggunakan praktik ini untuk penipuan. Uang yang didapat ternyata dipakai sendiri, sementara proyek pembangunan masjidnya fiktif.
Tetapi, apakah kita harus langsung menolak begitu bertemu dengan mereka?
Dikutip dari Rumah Fiqih Indonesia, Ustaz Ahmad Sarwat Lc., menyarankan agar kita mengutamakan prasangka baik atau khusnudzon.
Karena bisa jadi orang yang bersangkutan benar-benar menjalankan amanah panitia pembangunan masjid untuk mencari dana.
Selain itu, khusnudzon merupakan sikap yang harus dimiliki seorang Muslim. Selalu menduga orang lain adalah baik dan tidak menuduh yang bukan-bukan selama tidak ada bukti.
Khusnudzon harus diberlakukan kepada semua orang. Termasuk pada mereka yang meminta sumbangan.
Jika si peminta sumbangan itu datang kepada kita, sangat dianjurkan untuk mendekatinya dengan cara yang baik. Ajak dia mengobrol senyaman mungkin.
Kita bisa bertanya mengenai latar belakang kehidupannya. Tapi, sebisa mungkin dia tidak menjadi curiga agar bisa diketahui maksud di balik praktik peminta sumbangan tersebut.
Apapun jawabannya, sebisa mungkin kita tetap memberikan uang seperlunya. Jika dia memang berbohong, niatkan saja uang tersebut sebagai sedekah untuk meringankan beban orang itu.
Tentu cara tersebut lebih patut daripada menuduh yang bukan-bukan. Dan uang yang sudah kita niatkan sedekah tersebut insya Allah tidak akan sia-sia.
(ism)
Advertisement

Cara Beres-Beres Rumah Tanpa Menyesal: 8 Kebiasaan yang Perlu Dilakukan dan Dihindari


Olahraga yang Cocok Ternyata Bisa Disesuaikan dengan Kepribadian, Ini Panduannya

Pantau Rilis Data BPS, IHSG Fluktuatif di Awal Sesi Perdagangan

Apa yang Terjadi pada Tubuh Jika Minum Cuka Apel Setiap Hari?

Naik Tipis di Sesi Pembukaan, IHSG Sempat Longsor di Bawah Level 6.000 Paska Reshuflfe Kabinet

Mengapa Kalimantan Dikenal sebagai Borneo? Ternyata Berkaitan dengan Brunei