Foto: Kolase Mothership/Reddit
Dream - Aksi seorang turis di Singapura membuat geram jagad sosial media. Turis itu kedapatan mengotori objek wisata Gardens By The Bay dengan air seni anaknya.
Sebuah video singkat di situs Reddit memperlihatkan turis wanita yang membiarkan anak kecilnya buang air kecil di atas tanaman.
Dalam video tersebut, tampak wanita yang diduga merupakan seorang ibu membantu bocah lelaki menarik celananya usai mengotori objek wisata.

Foto: Reddit/Mothership
Video itu direkamm oleh orang yang mengaku bekerja di Gardens By The Bay. Menurutnya, kedua orang yang menjadi sorotan itu merupakan wisatawan asing.
Gardens By The Bay memang dipenuhi oleh berbagai spesies tumbuhan. Namun, bukan berarti wisatawan bisa dengan bebas buang air kecil sembarangan.
Hal itu sontak menjadi perhatian warganet. Banyak yang geram akibat perilaku tidak terpuji dari turis tersebut.
" Sebagai warga negara Singapura, aku merasa tersinggung dan marah sekali dengan peristiwa ini," kata seorang netizen, dilansir dari Mothership.
" Tidak ada orang manapun yang ingin kebunnya dikencingi oleh orang lain, bukan begitu?" imbuh netizen lain.
" Yup...dan tanamannya akan mati semua," kata netizen berikutnya.
Dream – Kebiasaan pengendara yang membuat sebal adalah saat mereka memarkirkan mobil seenak jidatnya. Mereka yang sebal dengan kelakuan itu biasanya hanya bisa menggerutu. Namun warga di wilayah ini sepertinya sudah habis kesabaran.
Dikutip dari World of Buzz, Senin, 8 Juli 2019, seorang pemilik mobil mewah Maserati di Hanoi, Vietnam harus menahan emosi setelah memarkir mobil di tempat yang salah. Seluruh body mobil merahnya ditempeli pembalut wanita.
“ Barang cewek” ini menutup nyaris semua bagian mobil, seperti kap, bumper, atap, kaca depan, dan pintu mobil. Tak hanya di body mobil, pembalut-pembalut itu juga berserakan di jalan.

Saat pemilik datang, reaksinya bisa ditebak. Dia malu. Saking malu melihat mobil mahalnya “ berias” pembalut wanita, dia langsung mencopoti pembalut satu per satu.
Sudah jatuh tertimpa tangga, pembalut-pembalut itu seakan tak mau lepas dari Maserati merah. Lemnya merekat kuat di bodi mobil.

Pemilik mobil menyerah. Akhirnya, dia membiarkan mobil itu bertempelkan pembalut-pembalut.
Dream – Seorang pemilik mobil di Hangzhou, Tiongkok, memarkirkan mobil Hyundai di parkiran mobil. Tak tanggung-tanggung, dia menginapkan mobilnya selama 600 hari.
Tarif parkir yang harus dibayar membengkak jadi senilai Rp171 juta.
Dikutip dari Zing, Kamis 6 Juni 2019, area parkir ini berjarak 500 meter dari Lake West. Mobil Hyundai yang terlantar ini memiliki pelat nomor dari provinsi Anhui, tiongkok.
Cat mobil ini sudah rusak dan dipenuhi oleh debu. Terlihat pemilik mobil tak bersedia membawanya kembali pulang.
Setiap hari, pegawai parkir akan merekam tiket parkir senilai 147 yuan (Rp303.702). Tarif parkirnya meningkat jadi 83.023 (Rp171,02 juta).
Di Tiongkok, tak ada aturan yang jelas untuk mengatur mobil terlantar di area parkir dalam waktu lama. Makanya, tak sedikit pemilik mobil yang memilih untuk menelantarkan mobil di area parkir.
Kalau tarifnya makin tinggi, mereka akan mengirimkan ke tempat sampah dan mengabaikan “ nasib” kendaraannya. (ism)
Advertisement

Anak Laki-Laki dan Perempuan Harus Diasuh Berbeda? Ini Penjelasan Psikologi Anak

Kulit Kering dan Gatal atau Eksim? Kenali Perbedaannya Sebelum Memilih Pelembap

Penelitian Ungkap Mengapa Otak dengan ADHD Mungkin Lebih Kreatif?

Abu Vulkanik Letusan Anak Krakatau Sampai Jakarta, Bandara Soekarno Hatta Ditutup Sementara

Oli Palsu Marak, QTRUST Hadirkan SeQure untuk Cek Keaslian Produk

3,3 Juta Lansia Terdampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Ini yang Terjadi Saat Masuk ke Tubuh

Duduk Terlalu Lama Bisa Tingkatkan Risiko Kematian akibat Kanker, Ini Temuan Penelitiannya