Bolehkah Perempuan Melamar Pria untuk Menikah?

Reporter : Ahmad Baiquni
Rabu, 16 November 2016 06:15
Bolehkah Perempuan Melamar Pria untuk Menikah?
Islam tidak memberikan batasan siapa saja yang boleh mengajukan lamaran.

Dream - Seseorang yang ingin menikah akan mengajukan lamaran pernikahan kepada pihak keluarga calon pasangan. Lazimnya, lamaran diajukan oleh pihak laki-laki kepada perempuan.

Tetapi, ada sebagian masyarakat menjalankan praktik lamaran diajukan oleh pihak perempuan. Praktik ini banyak ditemukan di kawasan pesisir utara pulau Jawa, dan mungkin ada di pulau-pulau lain.

Lantas bagaimana Islam memandang praktik ini?

Dikutip dari laman Konsultasi Syariah, Islam tidak memberikan batasan siapa saja yang boleh mengajukan lamaran. Boleh saja seorang perempuan mengajukan lamaran pernikahan kepada seorang laki-laki.

Ini didasarkan pada hadis yang diriwayatkan Al Bukhari dari Tsabit Al Bunani. Tsabit mengatakan, Anas bin Malik pernah menceritakan kejadian seorang wanita mengajukan lamaran pernikahan kepada Rasulullah Muhammad SAW.

" Ada seorang wanita menghadap Rasulullah SAW menawarkan dirinya untuk Nabi SAW. Dia mengatakan, 'Ya Rasulullah, apakah engkau ingin menikahiku?

Mendengar perkataan ini, putri Anas bin Malik langsung berkomentar, " Betapa dia tidak tahu malu... sungguh memalukan, sungguh memalukan."

Anas langsung membalas komentar anaknya, " Dia lebih baik daripada kamu, dia ingin dinikahi Nabi SAW, dan menawarkan dirinya untuk Nabi SAW."

Lamaran perempuan kepada laki-laki dapat dilakukan dengan dua cara. Cara pertama, menawarkan langsung kepada laki-laki yang diinginkan, sedangkan cara kedua melalui perantara orang lain.

Selengkapnya baca di sini

Beri Komentar