Mempelai Wanita Di Kupang Meninggal Jeland Akad Nikah (Merdeka.com/Ananias Petrus)
Dream - Pesta pernikahan di Nusa Tenggara Timur berubah jadi layatan. Mempelai wanita meninggal beberapa jam sebelum acara dimulai.
Peristiwa itu terjadi di Desa Pariti, Kecamatan Sulamu, Kabupaten Kupang. Mempelai wanita sempat pingsan saat dirias lalu meninggal.
Begitu pingsan, korban dengan inisial NYL, 31 tahun, segera dilarikan ke rumah sakit. Sayangnya, nyawa wanita yang berprofesi sebagai guru itu tidak tertolong.
" Beliau meninggal diduga akibat serangan jantung," ujar Kapolsek Sulamu, Ipda Deff Wee.
Deff mengatakan pada Sabtu sekitar pukul 10.00 WITA dilangsungkan prosesi peminangan di rumah mempelai wanita. Acara kemudian dilanjutkan dengan akad nikah antara NYL dengan calon suaminya, M Cholid.
Ketika sedang diriang, NYL jatuh dari tempat duduk dan tak sadarkan diri. Keluarga langsung menghubungi petugas Puskesmas Pariti.
" Setelah petugas medis dari Puskesmas Pariti ke rumah korban, didapati korban sudah tidak bernyawa lagi," kata Deff.
Keluarga belum yakin korban meninggal sehingga langsung dilarikan ke RSUD Naibonat. Pihak keluarga ingin memastikan kondisi korban.
" Hasil diagnosa dokter dari RSUD Naibonat korban sudah meninggal," kata dia.
Pada pukul 20.00 WITA, jenazah korban dibawa ke rumah duka. Baik keluarga maupun masyarakat sekitar tidak menyangka korban meninggal di detik-detik menjelang prosesi pernikahan, dikutip dari Merdeka.com.
Advertisement

Suhu yang Terus Meningkat Ternyata Memperlambat Perkembangan Anak Usia Dini

Gujarat, Jejak Jalur Dagang yang Ikut Membentuk Islam di Nusantara

Sering Nyeri Sendi Saat Menua? Terlalu Jarang Bergerak Bisa Memperburuk Kondisinya

Serunya Mampir ke Booth AXIS di Cherrypop Festival 2026, Ada Photo Booth AI hingga Charging Station

3 Kebiasaan yang Dilakukan Spesialis Tulang Belakang untuk Menjaga Postur Tubuh

BCA Kumpulkan Desa dan UMKM Binaan dalam Desa Bakti BCA Community Forum 2026

BNI Rangkul 3 Komunitas Beda Fokus, dari Bisnis sampai Gowes Bareng