Ular Piton Ditangkap Warga (facebook @ronal.e.coto)
Dream - Seorang nelayan yang sedang menangkap belut terkejut saat mendekati benda mirip gelondongan kayu. Sesaat kemudian `kayu` itu bergerak.
Nelayan bernama itu, Tan Galuang, menyadari benda yang diduga `kayu` tersebut yaitu ular piton berukuran besar. Ular piton sepanjang 8,2 meter itu mendadak melilit kaki teman Galuang.
" Saya menemukan ular itu pertama kali," kata Galuang, dikutip dari Mirror, Rabu, 5 Desember 2018.
" Ular itu melilit kaki teman saya dan kami dengan cepat melepaskannya," ucap dia.

(Sumber: Facebook @ronal.e.coto)
Galuang dan lima orang kawannya kemudian berusaha melepas lilitan itu. Ular itu akhirnya di bawa ke daerah Padang Pariaman, Sumatera Barat.
Petugas satwa liar kemudian membawa ular itu untuk dilepaskan ke lokasi yang jauh dari pemukiman.
Saat ini, ular piton terpanjang di dunia tercatat tumbuh hingga 9,1 meter.
(ism, Sumber: Mirror.co.uk)
Dream - Seorang pria dikabarkan tewas digigit ular saat mencoba merudapaksa teman wanitanya di sebuah kamar hotel di Fuzhou, Jiangxi, Cina, Rabu 21 November 2018.
Mengutip Nextshark.com, wanita yang berada di kamar itu mengaku pria tersebut mencoba untuk memperkosanya.
Si pelaku bahkan membawa tiga hewan reptil untuk membuatnya takut dan menuruti perkataannya.
Peristiwa bermula saat sang pria membawa korban ke kamar hotel untuk memuaskan nafsu bejatnya.
Sesaat sebelum melakukan aksinya, ia sempat memainkan ular miliknya itu dikamar mandi dan tanpa sengaja tergigit.
Bukan mencari bantuan medis, pria tersebut malah berbaring di tempat tidur usai kejadian. Dia tak menduga racun yang menyebar dalam tubuhnya seketika membuatnya hilang kesadaran.
Melihat si pria tak sadarkan diri, gadis yang tadinya akan dirudapaksa langsung memutuskan kabur. Dia memutuskan lari ke kantor polisi untuk melaporkan kejadian nahas yang dialaminya.
Polisi kemudian menemukan pria tersebut dalam keadaan meninggal di kamar hotel, Kamis 22 November 2018.
Sedangkan, petugas Pemadam Kebakaran Fuzhou menemukan ular tersebut merayap di koridor hotel pada hari yang sama.
Dream - Ular kobra merupakan salah satu reptil paling berbisa yang dikenal menakutkan dan kerap dihindari manusia. Namun hal ini enggak berlaku bagi Ram Rakha. Pria asal India ini malah sangat senang berurusan dengan kobra.
Dia memiliki ketertarikan sendiri bila lidahnya digigit oleh hewan tersebut. Bagi Ram Rakha, gigitan ular adalah bagian dari ritual di tempat asalnya.
Petani berumur 68 tahun ini mengaku merasakan sensasi luar biasa ketika ular kobra berbisa mengigit lidahnya. Pada awalnya, ia akan tak sadarkan diri selama beberapa detik. Saat itulah dia merasa melayang.
Dalam sebuah video terlihat Ram Rakha sengaja menyodorkan lidahnya ke kepala ular.
Kemudian dia terlihat hilang kesadaran dan keluar darah dari lidah.
" Saya tidak merasa sakit. Saya tidak takut sama sekali. Lidah saya berdarah selama beberapa detik dan saya mengantuk tapi saya baik-baik saja. Saya senang melakukan ini," katanya.
Dikutip dari odditycentral.com, Selasa 25 September 2018, Rakha sudah melakukan aksi digigit ular ini lebih satu dekade di kampungnya, Desa Surili, Rajasthan, India.
Kebiasaan berbahayanya itu membuat pria tersebut terkenal di kampungnya.
Warga desa percaya Rakha diberkati dengan kekuatan supranatural sehingga baik-baik saja walau telah digigit ular mematikan. Karena hal itu Rakha mendapat julukan sebagai 'Pria Racun'.
Biasanya banyak orang yang akan berkumpul setiap tahun untuk menyaksikan Rakha dalam acara Tejaji Fair.
Sebuah acara peringatan bagi Veer Tejaji, tokoh rakyat yang dicintai masyarakat lokal. Banyak manusia ajaib yang juga berkumpul disana.
Setiap Rakha tampil beraksi di hadapan hadiri, dia akan merasa melayang. Setelah itu, Ram dan pengikutnya memberkati ular tersebut, lalu melepaskan hewan tersebut kembali ke alam.
Suraj Choudhary, petani dari desa terdekat, mengaku tak pernah bosan menonton aksi Rakha.
" Dia berada di dekat sebuah kuil dan kami sangat percaya padanya. Beberapa orang yang digigit ular mendatanginya. Dia menghisap racun tersebut sehingga mereka merasa lebih baik. Kami semua percaya padanya, seolah dia dewa kami," sebut Choudhary.