Camat Kelapa Gading M Harmawan Meninggal Dunia Diduga Karena Covid-19 (Instagram @m.harmawan)
Dream - Pemerintah Provisi DKI Jakarta (Pemprov) DKI Jakarta kembali berduka. Camat Kelapa Gading, M Harmawan meninggal dunia diduga karena tertula virus Covid-19.
Kabar duka pertama kali dikonfirmasi Wali Kota Jakarta Utara, Sigit Wijatmoko. " Benar, meninggal dunia hari ini," kata Sigit dikutip Dream dari laman Liputan6.com, Sabtu, 1 (19/9/2020).
Sigit menyebut Camat Kelapa Gading tersebut meninggal dunia sekitar pukul 11.55 WIB di RS Sulianti Saroso Jakarta Utara.
Tak lupa Sigit menyampaikan dukacita atas meninggalnya pejabat di lingkungan Jakarta Utara itu.
“ Semoga beliau khusnul khotimah dan dilapangkan kuburnya. Serta keluarga yg ditinggal diberi ketabahan," ucapnya.
Informasi tersebut sampai kepada Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan yang mengumumkan kabar meninggalnya M Hermawan.
" Innalillahi wa inna illaihi rajiun. Kembali kabar duka. Bapak M Hermawan, Camat Kelapa Gading wafat pada pukul 11.50, 19 September 2020,” kata Anies dalam keterangannya.
Selain menyampaikan duka untuk keluarga mendiang yang ditinggalkan, Anies juga mengajak masyarakat menggelar sholat ghaib untuk alamarhum bersama keluarga di rumahnya masing-masing.
" Mohon doa dari semua untuk almarhum,” kata Anies.
View this post on Instagram
Dream - Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Wisyastuti, menyatakan Sekretaris Daerah Povinsi DKI Jakarta, Saefullah meninggal dunia. Menurut dia, Saefullah mengalami shock sepsis irreversible akibat terinfeksi Covid-19.
" Bapak Saefullah meninggal karena shock sepsis irreversible dengan ARDS, yaitu kerusakan pada jaringan paru akibat infeksi Covid-19," ujar Widyastuti, dikutip dari Liputan6.com.
Kondisi tersebut, kata Widyastuti, menyebabkan gagal napas yang tidak dapat diperbaiki. Pertukaran oksigen secara memadai tidak dapat terjadi.
" Mari kita semua doakan agar Bapak Saefullah dilapangkan di sisi-Nya," ucap dia.
Saefullah sempat dirawat di RS MMC, Jakarta Selatan sejak 8 September 2020. Kemudian pada Minggu, 13 September, Saefullah dirujuk ke RSPAD Gatot Subroto.
" Rencananya jenazah Saefullah dimakamkan dengan protokol Covid-19 di tanah pemakaman keluarga di Rorotan, Jakarta Utara," kata Widyastuti.
Sumber: Liputan6.com/Delvira Hutabarat
Advertisement
Kasus Ijazah Gibran, Sudah Selesai atau Belum?

Menilik 5 Green Movement Seru di Synchronize Festival

Deal Lepas 10,08 Miliar, Low Tuck Kwong Tambah Porsi Lego Saham Bayan Resources ke Jhonlin Baratama

IHSG Dibuka Menguat, Investor Pantau Laporan Cadev RI

MK Tak Temukan Bukti Gibran Punya Ijazah Setara SMA, Tapi Tak Bisa Batalkan Status Wapres


Berapa Lama Harus Bisa Plank Sesuai Usia? Ini Patokan untuk Usia 18 hingga 60 Tahun ke Atas

7 Makanan yang Sering Dianggap Tidak Sehat, Padahal Kaya Nutrisi

Ingin Meningkatkan Rasa Mencitai Diri Sendiri? Coba Ubah Cara Mengingat Masa Lalu

Tuban dan Canggu Ada di Jawa dan Bali, Mengapa Nama Tempatnya Bisa Sama?


