Ilustrasi Berdoa (Foto: Shutterstock.com)
Dream - Tak ada seorang pun manusia yang menginginkan adanya musibah. Namun demikian, tidak ada pula yang bisa menentang kedatangannya.
Tidak bisa kita pungkiri, musibah selalu mendatangkan kesedihan. Di sisi lain, musibah bisa menjadi langkah kita untuk memperbaiki diri.
Tak hanya itu, kerugian akibat timbulnya musibah tidak bisa kita hindari. Bahkan sampai ada nyawa melayang akibat bencana alam dahsyat.
Namun begitu, kedatangan musibah sebenarnya bisa kita kenali. Ada sejumlah tanda yang muncul sebelum musibah terjadi.
Dengan mengenali tanda tersebut, kita bisa bersiap menghindari dampak terburuk dari suatu musibah. Selain itu, dianjurkan membaca doa ini.

Ya hayyu hina la hayya wa ya hayyu qobla kulli hayyin wa ya hayyu ba'da kulli hayyin ya qoyyum, ya muhsinu, ya mujmilu. Qod aroitana qudrataka fa arina 'afwaka.
Artinya,
" Wahai Dzat Yang Maha Hidup ketika tidak ada kehidupan, wahai Dzat Yang Maha Hidup sebelum adanya kehidupan, wahai Dzat Yang Maha Hidup setelah ada kehidupan, wahai Dzat Yang Maha Berdiri Sendiri, wahai Dzat Yang Berbuat Baik, wahai Dzat Yang Memperindah. Sungguh Engkau telah memperlihatkan kepada kami kuasa-Mu, maka perlihatkan kepada kami ampunan-Mu."
Dream - Hujan dan petir, dua peristiwa alam yang sulit dipisahkan. Setiap kali hujan turun, petir kerap sekali muncul.
Suara petir yang menggelegar kerap membuat hati ciut. Belum lagi kilatan sinarnya yang menakutkan.
Petir memang memunculkan ketakutan pada diri kita. Kita pasti segera mencari tempat bernaung begitu mendengar petir menggelegar.
Keberadaan petir tidak bisa dianggap sepele. Setiap makhluk hidup bisa mati jika sampai tersambar petir.
Ketika mendengar suara petir yang menggelegar, dianjurkan membaca doa ini. Dia tersebut tercantum dalam kitab Al Muwaththa' diriwayatkan dari sahabat Abdullah bin Zubair, dari Rasulullah Muhammad SAW.

Subhanalladzi yusabbihur ra'du bi hamdihi wal malaikatu min khifatihi.
Artinya,
" Maha Suci Allah yang petir dan para malaikat bertasbih dengan memuji-Nya karena rasa takut kepada-Nya."
Dream - Setiap orang pasti pernah melakukan kesalahan. Baik itu disengaja maupun tidak.
Tetapi, tidak jarang kesalahan terjadi dari perbuatan baik. Niat untuk berbuat baik ternyata jadi melenceng.
Semisal, membantu seseorang yang tengah bermasalah. Bantuan yang kita berikan tidak bisa dibilang sepele.
Namun di tengah jalan, ternyata bantuan tersebut justru menimbulkan masalah baru pada orang yang menerimanya. Jadi bebannya semakin berat.
Ketika mengalami hal ini, tidak ada cara lain selain memohon ampunan kepada Allah SWT. Juga meminta maaf kepada orang yang telah kita bantu.

Rabbi inni dzalamtu nafsi, faghfirli.
Artinya,
" Tuhan Pemeliharaku, sesungguhnya aku telah menganiaya diriku, karena itu, ampunilah aku."