Fakta Mengejutkan Pengemudi Mobil yang Adu Jotos dengan TNI

Reporter : Syahid Latif
Sabtu, 14 Oktober 2017 13:25
Fakta Mengejutkan Pengemudi Mobil yang Adu Jotos dengan TNI
Pengemudi langsung minta maaf dan mengaku perbuatannya dipicu.....

Dream - Perkelahian antara seorang anggota TNI dengan pengendara mobil Mazda merah di Rawamangun, Jakarta, Jumat kemarin (13 Oktober 2017) ternyata dilakukan oleh orang yang sama-sama berasal dari keluarga TNI.

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal) Laksamana Pertama (Laksma) TNI Gig Jonias Mozes Sipasulta, mengungkapkan, BS yang mengendarai mobil Mazda itu merupakan cucu seorang purnawirawan berpangkat mayor. 

“ BS bukan anak perwira aktif, tapi cucu dokter Fx TH, purnawirawan dengan pangkat Mayor,” ujar Gig.

Sebelumnya beredar kabar jika BS merupakan anak seorang tentara berpangkat jenderal. 

Sementara Lettu Laut Satrio Fitriandi diketahui merupakan anggota dari TNI AL. Dia adalah anak dari purnawirawan perwira TNI AL.

“ Fitriandi perwira di Marinir Cilandak, putra Laksma TNI purnawirawan S,” ucapnya.

 

 

1 dari 2 halaman

Ini Pemicunya

Ini Pemicunya © Dream

Gig menjelaskan, kejadian itu bermula saat BS yang tengah pengendara Mobil Mazda membuang sampah sembarangan melalui jendela mobil.

Tak diduga, sampah itu mengenai teman Lettu Satrio yang sedang dibonceng dan kemudian kedua pengendara berhenti. 

" Terjadi adu mulut dan pertengkaran serta berujung terjadi perkelahian," kata Gig.

2 dari 2 halaman

Alasan BS Memukul

Alasan BS Memukul © Dream

Sementara itu, BS yang diketahui bernama Bimantoro usai menjalani pemeriksaan di Polres Jakarta Timur menyampaikan permintaan maaf atas perselisihan yang terjadi antara dirinya dengan anggota TNI tersebut.

“ Saya meminta maaf dari libuk hati saya yang paling dalam, saya minta maaf untuk semua bagian yang merasa tersinggung, orang-orang yang tersinggung, dan bang satrio sendiri,"  ucap BS dalam video yang telah viral di sosial media.

BS menjelaskan, kejadian itu dipicu emosi yang dialami dirinya.

" Saya emosi saja. sama-sama keadaan saya khilaf, saya melakukan kesalahan, saya minta maaf juga," ujarnya.

(Sumber: Merdeka.com)

Beri Komentar
Jangan Lewatkan
More