Foto : Twitter/ryansatin
Dream - Atlet World Wrestling Entertainment (WWE) atau tenar disebut Smackdown selama ini dikenal sebagai sosok yang memiliki fisik kuat. Ajang gulat dari Amerika Serikat yang sarat hiburan itu sering menyuguhkan atraksi membanting bahkan memukul lawan dengan benda-benda keras. Tentu saja mereka tak sepenuhnya menyakiti lawan.
Berbagai mode pertarungan yang tidak biasa diciptakan WWE untuk bisa menarik perhatian penonton. Meski bersifat hiburan, tidak jarang pertarungan WWE membuat para pegulat mengalami cedera serius, tidak terkecuali Matt Hardy.
Mantan pegulat World Wrestling Entertainment ( WWE), Matt Hardy mengalami cedera di kepalanya yang menyebabkan gegar otak. Namun uniknya, Hardy tidak menyudahi pertandingan itu dan memilih melanjutkannya hingga dia menang TKO.
Dilansir dari laman Sportbible, Matt Hardy bersama Sammy Guevara melakukan debut mereka di All Elite Wrestling (AEW) pada 5 September 2020. Hardy mendapatkan serangan brutal dari Guevara hingga kepalanya mengalami gegar otak.
Dalam pertarungan itu Guevara hendak menyungkurkan Hardy dari atas. Sialnya, mereka keluar dari arena pertarungan dan jatuh tersungkur ke lantai. Guevara tampaknya tidak terluka dalam insiden tersebut.
Namun nahas, kepala Matt Hardy menghantam lantai beton hingga menyebabkan kepalanya bocor. Hardy tidak menunjukkan pergerakan setelah insiden itu. Lantas Wasit Aubrey Edwards segera menghentikan pertandingan untuk memeriksa keadaan Hardy.
Pejabat medis AEW Doc Sampson segera memeriksa pria berusia 45 tahun itu dan menganggapnya cukup fit untuk melanjutkan. Matt Hardy memilih melanjutkan pertarungan dengan mengikuti protokol gegar otak.
Perjuangan Hardy rupanya tak sia-sia, Ia akhirnya memenangkan pertarungan itu dan membantai lawannya, Guevara.

Namun rupanya keinganan Hardy untuk melanjutkan pertarungan itu tidak disetujui oleh istrinya, Reby. Reby meluapkan kemarahannya melalui twitter.
Ia mengaku kecewa pada acara tersebut karena membiarkan suaminya yang gegar otak melanjutkan pertarungannya. Dia membagikan tangkapan layar dari pesan yang dia kirim kepada suaminya selama pertandingan.
" Apa-apaan kamu melanjutkan pertarungan itu. Sialan. Matt kamu sangat sialan,” tulis sang istri.
" Biar saya perjelas. TIDAK ADA yang menghibur tentang gegar otak. Semua orang di gedung sialan itu harus dipermalukan," imbuhnya.
Mengetahui istri Matt Hardy kecewa, presiden AEW, Tony Khan menjelaskan jika seusai pertandingan Matt Hardy telah dibawa ke rumah sakit dan dinyatakan baik-baik saja. Ia pun lantas menjelaskan mengapa Hardy diizinkan untuk melanjutkan pertarungan itu. Tony Khan mengaku jika keselamatan para petarung merupakan hal yang paling penting. Ia pun telah melakukan prosedur dengan sebaik-baiknya.
" Saya hanya ingin memberi catatan di sini di awal dan mengatakan bahwa kesehatan dan keselamatan pegulat selalu menjadi hal terpenting di AEW,” ujar Tony Khan.
" Saya hanya ingin memberi semua orang kabar terbaru tentang Matt Hardy dan mengatakan, yang paling penting, Matt baik-baik saja dan dia akan baik-baik saja. Apa yang terjadi adalah Matt terjatuh dalam pertandingan dan saya menghentikan pertandingan, menghentikan pertandingan, dan mengirim dokter untuk memeriksanya,” lanjutnya.

Lebih lanjut, Tony Khan menjelaskan jika Matt Hardy telah menjalani serangkaian pemeriksaan gegar otak. Ia pun dinyatakan baik-baik saja, sehingga dapat melanjutkan pertandingan itu.
" Saya khawatir Matt bisa terluka. Saya membunyikan bel untuk menghentikan pertandingan. Ketika dokter memeriksanya, dia melewatinya dan memberikan izin pada protokol gegar otak. Dia memeriksa Matt dan kemudian Matt kembali setelahnya dan melewati protokol gegar otak dan dia baik-baik saja,” ujar Tony.
" Saya berbicara dengannya setelah pertandingan dan berbicara dengannya lagi sekarang. Dia pergi ke rumah sakit untuk mendapatkan beberapa tes dan dia baik-baik saja, itulah mengapa dokter mengizinkan untuk melanjutkan pertandingan,” imbuhnya lagi.
" Itu bukanlah sesuatu yang kami nikmati. Itu adalah momen yang menakutkan, tapi yang paling penting adalah Matt baik-baik saja. Kami semua sangat senang tentang itu," tutupnya.
Sumber : Sportbible