Foto: Instagram.com/katti_loves_life
Dream - Ekaterina Karaglanova, selebgram asal Rusia ini berakhir tragis. Selebgram itu ditemukan tak bernyawa di dalam koper yang terletak di apartmennya di Moskow.
" Kami masih menyelidiki motif di balik kematian ini. Kami juga masih memburu pelaku," kata Kepolisian Moskow, dikutip dari BBC, Rabu 31 Juli 2019.
Polisi menyebut terdapat luka bekas sayatan pisau di leher Ekaterina. Meski begitu, pihak kepolisan belum menemukan satupun barang bukti di TKP, termasuk senjata yang digunakan untuk membunuh Ekaterina.
" Dari rekaman CCTV apartemen, terlihat ada pria yang merupakan mantan kekasih korban," tutur polisi.
Peristiwa tragis ini diketahui usai keluarga Ekaterina menghubungi polisi, setelah lebih dari tiga hari dara cantik itu tak menjawab panggilan telepon.
" Menurut keluarganya, korban berencana pergi ke Belanda untuk merayakan ulang tahunnya pada 30 Juli kemarin," ucap polisi.
Namun, orangtuanya khawatir karena Ekaterina tak kunjung mengangkat telepon menjelang keberangkatannya ke Eropa. Mereka juga mengonfirmasi bahwa putrinya tersebut memiliki kekasih baru.
" Mereka menghubungi pemilik apartemen dan meminta akses ke kamar korban. Lantas mereka menemukan korban di dalam koper di unit apartemen," lanjut polisi.
Ekaterina merupakan seorang selebgram cantik asal Rusia yang memiliki lebih dari 85.000 pengikut. Selain berprofesi sebagai selebgram, dia juga baru saja disumpah sebagai dokter.
Dream - Zeynep Pattie, 18, telah mengunggah foto selfienya ke Instagram dua hari sebelum dia meninggal dunia akibat bunuh diri. Foto tersebut diberi keterangan 'Goldilocks'.
Pihak keluarga telah angkat bicara terkait kematian Zeynep. Mereka mengatakan apa yang diunggah gadis malang itu di akun Instagram tidak seperti apa adanya. Dia menderita depresi dan membutuhkan pertolongan.
" Bahkan orang-orang yang Anda anggap sempurna mengalami sesuatu yang sulit," kata mereka.
Zeynep, yang belajar di Chelmsford di Essex, dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian setelah dia menabrakkan diri ke sebuah kereta sekitar pukul 10.30 pada tanggal 21 November. Keluarganya mengatakan bahwa mereka tidak tahu apa yang sedang dia alami.
" Pada tanggal 21 November 2017, Zeynep kesayangan kami memutuskan untuk mengakhiri hidupnya di depan sebuah kereta untuk mencari kedamaian," kata mereka. " Tidak pernah kami berpikir bahwa ini bisa terjadi pada seseorang yang begitu sempurna."
Teman-teman online Zeynep Pattie pun menggambarkan jika kehidupan gadis berusia 18 tahun itu terlihat sempurna di Instagram. Dia cantik, cerdas, memiliki banyak teman, dicintai banyak orang dan suka traveling," kata mereka.
" Tapi di balik 'topeng' media sosial, sekarang kita mengerti bahwa Zeynep sedang menghadapi depresi."
" Orang memfilter foto mereka untuk membuatnya lebih cantik dan menyembunyikan ketidaksempurnaan, tapi juga sering dilakukan untuk menutupi kesedihan, untuk mencerahkan kenyataan dan tidak 'melibatkan' orang-orang di sekitarnya. Ini 'pembunuh' sunyi. Jika Anda menderita penyakit jiwa, tolong bicara. Anda tidak sendiri," kata keluarga Zeynep.
" Kesehatan mental perlu ditanggapi dengan serius. tanda-tandanya tidak selalu jelas dan dalam kasus Zeynep, kami terlambat menawarkan pertolongan karena kami tidak menyadarinya."
" Dia begitu cantik dan menghancurkan hati kami karena kami tidak pernah tahu penderitaan apa yang sedang dia alami. Zeynep, kami sangat menyesal. Kamu harus menderita dalam diam. Terima kasih telah memberkati dunia ini dengan hati dan jiwa yang indah. Kami benar-benar patah hati."
(Sumber: metro.co.uk)