Irak Lumpuhkan Akses Internet

Reporter : Ervina
Rabu, 18 Juni 2014 10:03
Irak Lumpuhkan Akses Internet
Kementrian Komunikasi Irak secara resmi meminta penyedia layanan internet untuk mematikan akses internet di lima provinsi yang saat ini berada di luar kendali pemerintah.

Dream - Setelah memblokir akses ke situs sosial media, kini pemerintah Irak memutuskan untuk memutus total akses layanan internet di lima provinsi. Langkah tersebut secara resmi disampaikan oleh Kementrian Komunikasi Irak melalui sebuah surat yang ditujukan kepada provider internet di negara tersebut.

Kementrian Komunikasi Irak secara resmi meminta penyedia layanan internet untuk mematikan akses internet di lima provinsi, yang saat ini berada di luar kendali pemerintah.

Wilayah-wilayah itu seperti dikutip laman Mashable, merupakan area yang dikuasai organisasi militan ISIS atau Kurds termasuk Saleh El Din, Kirkuk, Ninawa, Diyalah, dan Anbar serta 11 area lainnya.

Pemerintah Irak juga meminta untuk mengaktifkan kembali pemblokiran internet untuk situs Facebook, Twitter, Youtube, Skype, Tango, dan Instagram.

Sebelumnya juru bicara Facebook, Twitter, dan Youtube telah memberikan tanggapan terkait pemblokiran akses internet di Irak. Ketiganya menegaskan akan terus melakukan pemantauan terkini kondisi negara tersebut.

Penutupan akses internet yang dilakukan pemerintah merupakan salah satu upaya untuk menghentikan aksi gerilyawan kelompok ISIS yang menggunakan media sosial untuk melakukan propaganda. Kelompok militan Sunni ISIS diketahui telah mengambil alih ibukota Baghdad dan menjarah aset senilai lebih dari USD 420 juta dari bank sentral. (Ism)

 

Beri Komentar