Ubah Target, Timnas Diharapkan Lolos Fase Grup Piala Dunia U-20

Reporter : Razdkanya Ramadhanty
Jumat, 3 Juli 2020 11:36
Ubah Target, Timnas Diharapkan Lolos Fase Grup Piala Dunia U-20
Zainudin mengatakan bahwa Jokowi menuntut Timnas Indonesia U-20 untuk meraih hasil maksimal di Piala Dunia U-20 2021.

Dream - Memasuki musim Piala Dunia U-20 Tahun 2021, Timnas Indonesia di bawah asuhan Shin Tae-young diberi target tinggi oleh Presiden Jokowi. Timnas ini diharapkan minimal lolos dari babak penyisihan.

Keinginan Jokowi tersebut disampaikan oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali pada konferensi pers di Kantor Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Rabu 1 Juli 2020.

Zainudin mengatakan Jokowi menuntut Timnas Indonesia U-20 untuk meraih hasil maksimal di Piala Dunia U-20 2021. Tim berjulukan Skuat Garuda itu diharapkan minimal tidak tersingkir di fase grup.

" Pak Presiden berharap Timnas Indonesia U-20 bisa maksimal di Piala Dunia U-20 2021. Tidak hanya sampai babak penyisihan. Karena kita lolos sebagai tuan rumah, bukan melalui babak kualifikasi," kata Zainudin.

1 dari 6 halaman

Jokowi disebutkan Zainudin juga mencoba realistis dengan persaingan di Piala Dunia U-20 2021 yang sangat ketat. Terlebih pengalaman Timnas Indonesia U-20 di turnamen tersebut masih minim.

" Jadi, jatah kami sebagai tuan rumah harus benar-benar dimanfaatkan. Dan harapan Pak Presiden harus berprestasi maksimal. Namun, beliau tetap realistis," imbuh Zainudin.

Piala Dunia U-20 2021 akan diikuti oleh 24 tim, termasuk Timnas Indonesia U-20. Sebanyak 24 tim dibagi ke dalam enam grup. Juara grup, runner up, dan empat tim berperingkat tiga terbaik berhak dengan tiket menuju babak 16 besar.

2 dari 6 halaman

Terjadi Perubahan Target

Ada perubahan target dari pemerintah kepada Timnas Indonesia U-20 yang akan bermain di Piala Dunia U-20 2021.

Pada awal tahun ini, pemerintah menargetkan Timnas Indonesia U-20 melaju hingga babak semifinal Piala Dunia U-20 2021. PSSI meresponsnya dengan menjanjikan tiket ke babak 16 besar.

" Sepak bola adalah cara untuk mengangkat harkat martabat bangsa. Kami siap melaksanakan arahan Presiden Jokowi bahwa prestasi timnas Indonesia harus bunyi saat menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2021," imbuh Ketua PSSI, Mochamad Iriawan, medio Juni 2020.

(Sah, Sumber: Liputan6.com)

3 dari 6 halaman

RI Siapkan Rp300 M Buat Piala Dunia U-20, Stadion dan Lapangan Dipercantik

Dream - Indonesia membutuhkan anggaran sekitar Rp65 miliar-300 miliar untuk mempersiapkan sarana dan prasarana untuk perhelatan Piala Dunia U20 pada 2021 mendatang. Dana ratusan miliar tersebut terutama dibutuhkan untuk fasilitas stadion dan lapangan. 

Rencananya proyek besar tersebut bakal digarap Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) khususnya Ditjen Cipta Karya.

Dikutip dari setkab.go.id, Jumat 31 Januari 2020, Kepala Pusat Pengembangan Sarana Prasarana Pendidikan, Olahrag dan Pasar (PSPPOP), Iwan Suprijanto, mengatakan dana itu akan digunakan untuk merehabilitasi dua stadion utama, yaitu Stadion Pakansari, Jawa Barat, dan Stadion I Wayan Dipta, Bali.

Biaya ini juga digunakan untuk memperbaiki tiga lapangan latihan, yaitu Sriwedari Solo, Sultan Agung Bantul, dan Delta Sidoarjo. Ada juga pembangunan dua lapangan baru senilai Rp10 miliar di Yogyakarta.

“ Ditargetkan perbaikan seluruh venue utama dan lapangan latihan selesai pada Desember 2020,” ujar Iwan di Jakarta.

Sekadar informasi, pada 18 Januari 2020, Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA) telah menetapkan enam stadion yang akan digunakan sebagai venue Piala Dunia FIFA U-20 2021 dari 10 stadion yang diusulkan oleh pemerintah Indonesia. 

4 dari 6 halaman

6 Stadion Sudah Terpilih Buat Piala Dunia U-20

Keenam stadion tersebut adalah Stadion Utama GBK di Jakarta, Stadion Pakansari Bogor, Stadion Manahan Solo, Stadion Mandala Krida Yogyakarta, Stadion Bung Tomo di Surabaya dan Stadion I Wayan Dipta di Bali.

Di samping itu ada empat stadion lain yang disiapkan sebagai cadangan yaitu Stadion Gelora Sriwijaya Palembang, Stadion Patriot Chandrabaga Bekasi, Stadion Wibawa Mukti Cikarang dan Stadion Jalak Harupat Kabupaten Bandung. 

Masing-masing stadion akan didampingi dengan lima lapangan latihan dengan ketentuan empat lapangan terbuka dan satu lapangan tertutup. Kementerian PUPR bersama dengan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) dan Pemerintah Daerah telah melakukan preliminary assessment (penilaian awal) terhadap enam stadion yang telah dipilih FIFA. 

5 dari 6 halaman

3 Stadion Siap Gelar Piala Dunia U-20

Tiga stadion yang siap digunakan yakni Stadion GBK Jakarta, Stadion Pakansari Bogor dengan perbaikan minor, dan Stadion Manahan Surakarta dengan perbaikan minor. Sementara tiga stadion lainnya perlu dilakukan perbaikan.

Stadion Mandala Krida di Yogyakarta perlu perbaikan di antaranya adalah lampu glare dengan minimal ketinggian 35 meter dari existing 28 meter, melanjutkan penggantian single seat, re-layout area barat, penambahan mekanikal dan elektrikal termasuk AC dan genset serta re-layout mix zone (media dengan pemain). 

Perbaikan Stadion Bung Tomo di Surabaya di antaranya meliputi pembebasan lahan, penambahan warming up area indoor, peningkatan lampu terpasang dari 1.200 lux menjadi 2.400 lux, penggantian jenis rumput japonica menjadi matrella, rekayasa akses untuk pemain, media dan penonton, penambahan ruang ganti sesuai standar FIFA, dan rehabilitasi pagar agar tidak bisa terjangkau oleh penonton. 

Untuk Stadion I Wayan Dipta di Kabupaten Gianyar Bali, perbaikan yang perlu dilakukan di antaranya adalah penambahan ruang ganti menjadi empat, penambahan single seat sesuai standar FIFA, pemasangan pagar pada ring luar stadion, penambahan daya lampu, pemasangan rain gun untuk penyiraman rumput dan penyiapan aspek legal stadion IMB dan SLF.

6 dari 6 halaman

Beri Komentar