Jual Kue Berbahan ASI, Ibu Muda Ini Diamuk Warganet

Reporter : Ahmad Baiquni
Rabu, 26 Juli 2017 07:02
Jual Kue Berbahan ASI, Ibu Muda Ini Diamuk Warganet
Netizen marah karena si pembuat kue dinilai sudah kelewatan

Dream - Seorang ibu di Amerika Serikat menjadi bulan-bulanan netizen karena telah menjual brownies dan sejumlah kue ke kantin sekolah. Kue itu menggunaan salah satu bahan yang tidak biasa, yaitu Air Susu Ibu (ASI) si penjual sendiri.

Awalnya tidak ada yang curiga dengan penampilan kue buatan ibu muda tersebut, yang namanya tidak disebutkan. Masalah baru muncul ketika para ibu wali murid menemukan keanehan di rasa kue itu.

Benar saja, para ibu tahu kue tersebut dibuat dengan ASI, bukan susu hewan. Mereka pun mendesak penjual kue untuk mengaku.

Akhirnya, ibu muda itu membuat pengakuan yang dia unggah di akun Facebook Sanctimommy. Di akun tersebut, ibu muda itu mengakui telah membuat dan menjual kue menggunakan ASInya di kantin sekolah, seperti dilaporkan Metro.

" Saya membuat kue dijual di sekolah yang mengandung ASI," tulis ibu muda itu. 

1 dari 2 halaman

Gara-gara Tak Punya Waktu Belanja

Dream - Si pembuat beralasan dia harus membagi waktu antara mengurus bayi dengan membuat kue. Sehingga, ibu muda itu tidak punya waktu belanja bahan.

" Saya tidak punya waktu pergi ke toko, dan berpikir itu (penggunaan ASI) bukan masalah besar (anak-anak memakannya dengan polos)," tulis dia.

Mungkin, anak-anak di sekolah itu memberi tahu ibu mereka. Alhasil, para ibu itu mengamuk.

" Salah satu ibu lain menyebarkan luaskan masalah ini. Saya tidak tahu harus bagaimana. Ada saran?" tulis wanita itu.

 

2 dari 2 halaman

Banjir Kecaman

Dream - Unggahan itu seketika viral dan mendapat kecaman dari netizen. Hanya dalam waktu setengah jam sejak diunggah awal pekan lalu, pernyataan ibu muda itu mendapat 200 komentar berisi amarah.

Seorang ibu yang marah menulis komentar dalam unggahan tersebut, " Jujur, perbuatan ini sangat dekat dengan pidana. ASI, seperti darah atau air mani, dapat membawa penyakit, untuk itulah layanan donasi ASI selalu menyaring susu sebelum diberikan kepada ibu maupun bayinya."

" Secara diam-diam memberi makanan yang tidak Anda masak dengan baik menggunakan cairan tubuh Anda sendiri merupakan gejala psikotik. Tunggu, itu sepenuhnya gejala psikotik," tulis ibu lainnya.

Menurut Badan Pengawas Obat dan Makanan AS, memberikan susu yang tidak disaring pada bayi merupakan larangan. Para orangtua diwanti-wanti saat menerima donor ASI dari orang lain. (ism) 

Beri Komentar