(Infounyik.com)
Dream - Manusia merupakan makhluk ciptaan Allah SWT yang tidak luput dari kesalahan dan perbuatan dosa. Dosa besar maupun kecil, keduanya akan dimintai pertanggung jawabannya di akhirat kelak. Neraka menjadi tempat yang disediakan untuk menebus dosa-dosa yang pernah dilakukan.
Perbuatan dosa yang dilakukan oleh manusia tidak hanya merugikan dirinya sendiri. Terkadang tanpa disadari juga dapat membuat orang lain terjerumus ke dalam perbuatan dosa yang dilakukannya. Itulah yang menyebabkan segala perbuatan yang menghasilkan dosa harus dijauhi.
Tujuannya adalah agar kita menjadi mukmin yang senantiasa mendapatkan keberkahan dari Allah SWT. Ternyata menurut Imam al-Harits al-Muhassibi ada tiga jenis pelaku dosa yang ada di dunia ini. Apa sajakah ketiga jenis tersebut? Berikut informasinya.
1. Orang yang Selalu Menakut-nakuti Diri untuk Bertaubat
Jenis pelaku dosa yang pertama menurut Imam al-Harits al-Muhassibi adalah orang yang senantiasa menakut-nakuti dirinya untuk bertaubat. Orang yang seperti ini adalah jenis manusia yang peka terhadap segala jenis kesalahan yang dilakukan.
Kepekaannya tersebut inilah yang membuat ia kemudian akan mengerahkan segala kemampuannya untuk menangis, menyesali perbuatannya dan berbagai upaya agar segera memohon ampun kepada Allah SWT melalui taubat yang sungguh-sungguh.
2. Orang yang Menyesali Kesalahan dan Dosa yang Dilakukan
Jenis pelaku dosa selanjutnya, ia yang menyesali kesalahan dan perbuatan dosa yang sudah dilakukannya. Akan tetapi bedanya dari jenis pelaku dosa yang pertama adalah ia tidak menakut-nakuti dirinya untuk segera melakukan taubat.
Namun keduanya memiliki persamaan yakni senantiasa berupaya untuk melakukan pertaubatan atas sekecil apapun dosa yang dan kesalahan yang pernah mereka lakukan. Baik dosa tersebut dikerjakan dengan sengaja atau tidak, tersembunyi atau secara terang-terangan.
3. Orang yang Tidak Peka dengan Kesalahan Sendiri
Jenis pelaku dosa yng terakhir dan terburuk adalah mereka yang tidak peka dengan kesalahan yang telah dilakukannya. Orang dengan tipe ini senantiasa melakukan maksiat, bahkan mereka bangga memamerkan perbuatan dosannya tersebut kepada orang lain.
“ Mereka adalah orang yang menyepelekan dosa dan menganggap dosanya itu sepele dalam pandangan Allah Ta’ala,” tutur guru Imam Junayd al-Baghdadi ini.
Baca Juga: 5 Ciri Suami yang Tidak Menghargai Istri Tiga Ungkapan Terlarang Saat Bertengkar Orang Kafir dan Pelaku Maksiat yang Dikabulkan Doanya Pekerjaan-pekerjaan Haram di Akhir Zaman Istri, Jangan Lakukan 3 Hal Ini Kala Suami Tak Ada di Rumah!