Ilustrasi (Foto: Nu.or.id)
Dream - Ali bin Abu Thalib, sahabat dan menantu Nabi Muhammad SAW, dikenal sebagai cendekia di zamannya. Meski bukan seorang dokter yang mengobati pasien sakit, kitab-kitab sirah menceritakan tentang talenta Sayyidina Ali dalam hal pengobatan.
Sebuah kisah menceritakan Ali suatu ketika didatangi seorang laki-laki yang mengeluhkan sakit perut. Menyadari Ali bukan seorang dokter namun dikenal muliti talenta, pria ini meminta saran dari sahabat Nabi itu.
" Aku memohon petunjuk dari engkau untuk mengobati sakit perutku ini," pinta laki-laki tadi.
Tanpa berpikir panjang, Ali bin Abi Thalib segera memberikan resepnya. Beliau mengatakan: " Ambilah dari mahar istrimu sebanyak dua dirham dan belilah madu. Campurlah madu itu dengan air hujan yang baru turun dari langit, lalu minumlah."
Resep yang dibuatkan Ali itu tentu membuat si pria penasaran. Apalagi ada syarat berupa mahar dari sang istri.
Sebelum sempat menanyakan hal itu, Ali menjawab jika resep-resep itu diketahuinya dari firman Allah SWT.
Soal air hujan, Ali teringat dengan firman Allah dalam surat Qaaf ayat 9 yang berbunyi, " Dan kami turunkan dari langit air yang memberkati."
Sementara tentang khasiat madu, Ali menukil firman Allah SWT dari surat An-Nahl ayat 69 yang berarti, " Di dalam madu terdapat obat bagi manusia."
Sementara untuk mahar istri, Ali lagi-lagi mengutip pesan Allah dalam sebuah ayat Quran.
Mau tahu selanjutnya, baca selengkapnya di sini: