Mengandung Bawang! Kisah Abah Tukang Becak Kelaparan, Hidup di Jalanan Sebatang Kara, Penghasilan Cuma Rp15 Ribu Sehari

Reporter : Okti Nur Alifia
Minggu, 2 Oktober 2022 16:40
Mengandung Bawang! Kisah Abah Tukang Becak Kelaparan, Hidup di Jalanan Sebatang Kara, Penghasilan Cuma Rp15 Ribu Sehari
Kisah masa tuanya begitu pilu dengan hidupnya yang selalu di jalanan.

Dream - Hidup sebatang kara dan tak memiliki tempat tinggal. Dua gambaran itulah yang menceritakan seluruh kehidupan dari seorang kakek penganyuh becah yang wajahnya beredar di media sosial. Becak itu menjadi menopang hidup sekaligus tempat hidup bagi pria yang disapa Abah itu. 

Sebuah video pilu yang diunggah akun TikTok @partnersingoodness memperlihatkan sosok Abah dalam unggahannya dan menjadi viral. Terlihat tubuh dan badan si Abah yang gemetaran karena menahan lapar. Penghasilannya sebagai tukang becak tak bisa menjamin makannya setiap hari.

Becak sederhana yang dikayuhnya susah bersaing dengan berbagai moda transportasi umum lain. Apalagi dengan semakin mudahnya mendapatkan ojek online.

Tak hanya alat mencari sesuap nasi, becak digunakan Abah sebagai istananya. Di kendaraan beroda tiga itu Abah tinggal dan tidur saban hari.

Berbeda dari kebanyakan pengayuh becak yang lain, Abah benar-benar hidup di jalanan. 

1 dari 5 halaman

Apalah daya, dia tak bisa bergantung kepada siapapun walaupun hanya sekadar sesuap nasi. Penghasilannya hanya Rp15 ribu setiap harinya.

" Hidup di jalanan seorang diri sebagai penarik becak, kakek sering gemetar menahan lapar karena hanya berpenghasilan 15 ribu dalam sehari 😭😭😭," demikian keterangan video dalam TikTok

abah ayo© TikTok @partnersingoodness

" Hidup di jalanan dengan tubuh yang renta dan menahan sakit, harus Abah Ayo jalani 😭😭😭," sambung keterangan.

Becak merupakan satu-satunya harta yang dia miliki. Setelah istrinya meninggal, dia hidup di becak berwarna hijau dan oranye itu.

" Setelah istri beliau wafat, beliau beristirahat dan tidur di becak itu 🥺🥺🥺," lanjutnya.

2 dari 5 halaman

Padahal tubuhnya mengidap penyakit maag akut, hal ini juga yang menjadi faktor tubuhnya sering gemetar selain menahan lapar.

" Sementara tubuh tua nya mengidap penyakit magh akut, sehingga tangan beliau sering kali gemetar 😢😢😢 Gemetar di tangan juga karena Abah Ayo sering kali menahan perihnya lapar 😭😭😭," tulis keterangan.

abah ayo© TikTok @partnersingoodness

Abah Ayo tak bisa memeriksakan kondisinya, dia tak memiliki uang untuk datang ke rumah sakit.

" Abah Ayo juga salah satu pelanggan warung nasi baru (Bayar Seribu) yang merupakan salah satu kegiatan komunitas PING (Partners In Goodness)," jelas keterangan itu.

3 dari 5 halaman

Meskipun mendapatkan pundi-pundi sebanyak Rp15 ribu, nominal ini sudah besar baginya, karena terkadang dia hanya mendapatkan uang Rp5 ribu saja.

" Jika malam tiba Abah Ayo akan menepikan becak beliau di sebuah pelataran toko untuk dapat tidur 😭😭," sambungnya. Meskipun dinginnya malam hari tak bisa ia tampik, namun dia tak ada pilihan lain.

abah ayo© TikTok @partnersingoodness

" Abah Ayo hanya berharap beliau bisa merasakan manisnya bahagia di penghujung usia beliau 😭😭😭," tutupnya.

4 dari 5 halaman

Video ini lantas membuat warganet merasa sangat kasihan dengan sang kakek.

" sakit hati ini 🥺🥺🥺 ingat bapakku 🥺🥺," tulis warganet.

" Nangis😭,"  tulis warganet.

" plsss anak/kluargganya dimnaaa🥺ga kuat liatnyaaa yaAllah🥺🥺sehat2 ya pakkk!!!!🥺🫂," tulis warganet.

" kak open donasi🥺,"  tulis warganet.

" kak aku mau bantu abah buat tinggal dipanti jompo apakah bisa ini masih satu yayasan sama panti asuhan waktu saya masih tinggal dipanti,"  tulis warganet.

" itu gemeter karna laper atau kecapean sh😭 gak tega aku,"  tulis warganet.

 

Beri Komentar