Dream - Polisi telah memeriksa sembilan saksi kasus jatuhnya wanita cantik dari lantai 9 apartemen Kalibata City, Desi Wulandari, 19 tahun.
Beberapa saksi yang diperiksa di antaranya dua orang petugas keamanan apartemen, teman korban di lokasi yaitu S dan R. Juga tetangga kamar korban yaitu T, M, J serta ibu dan ayah korban.
" Hari itu S, R dan D satu unit, mereka bertiga di kamar," jelas Kapolsek Pancoran, Jakarta Selatan, Kompol Aswin, Jumat 18 November 2016.
" Korban dan S cekcok mulut lalu korban didorong oleh S di dalam kamar terjerembab di kasur itu juga ribut."
Tak lama kemudian, lanjut Aswin, korban berdiri sambil mengambil ponsel. " Dia menelepon ibunya," kata Aswin.
© Dream
Dream - Aswin melanjutkan, korban mengancam kepada teman-temannya untuk menyakiti dirinya sendiri. Desi juga mengancam akan loncat dari balkon apartemen.
Mendengar ancaman tersebut, S menasehati korban. Bukannya tenang, korban malah semakin marah dan sempat berteriak di atas balkon.
Mendengar teriakan tersebut, petugas keamanan apartemen mendatangi kamar korban. Petugas keamanan lalu meminta keduanya berhenti bertengkar.
© Dream
Dream - Saat itu, kata Aswin, banyak orang berkumpul di sekitar kamar Desi. Mereka ingin mengetahui apa yang sedang terjadi.
" Saat itu sudah ada saksi T sama J di lokasi dan mengingatkan korban supaya turun ke bawah. Tapi korban, karena masih memakai pakaian dalam dan daster, diminta ganti pakaian," ucap Aswin.
" Saksi S memberikan dia celana panjang jins dan kaos, dia pakai di saat itu. Lalu setelah dipakai si S diajak sama satpam turun ke bawah," kata Aswin.
© Dream
Dream - Aswin melanjutkan, setelah S turun ke bawah, T dan J juga mengingatkan Desi untuk ikut turun. Tetapi, korban malah nekat terjun dari lantai 9 melalui balkon kamarnya.
" Setelah di luar, pintu terbuka, dipikir korban bakal ikut. Ternyata korban tidak ikut keluar. Setelah saksi T dan J pergi, di luar terdengar suara jatuh. Di situ baru diketahui ada perempuan jatuh setelah," ujar dia.
Selain terlibat cekcok dengan temannya, Aswin mengatakan Desi sempat mengonsumsi minuman keras dan meminum obat penenang.
" Sebelum jatuh pun, korban itu sempat meminum anggur merah dan obat penenang," ucap Aswin. (Ism)