Kuasa Hukum Beber Kondisi Psikologi Istri Irjen Ferdy Sambo

Reporter : Okti Nur Alifia
Kamis, 28 Juli 2022 14:01
Kuasa Hukum Beber Kondisi Psikologi Istri Irjen Ferdy Sambo
Begini kondisi terkini istri Irjen Ferdy Sambo.

Dream - Kuasa hukum keluarga Irjen Ferdy Sambo, Arman Hanis mengungkapkan kondisi istri Irjen Pol Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, sampai saat ini masih menjalani perawatan psikologis.

Perawatan intensiff itu dibutuhkan utri setelah munculnya insiden penembakan Brigadir J atau Nofryansah Yosua Hutabarat dengan Bharada E atau Richard Eliezer Pudihang Lumiu. Dalam laporan awal disebutan aksi penembakan dipicu Brigadir J yang mendatangi kamar tidur Putri di rumah dinas Irjen Ferdi Sambo.

" Masih perawatan intensif psikolog klinis," ujar Kuasa hukum Keluarga Ferdy Sambo, Arman Hanis pada Kamis, 28 Juli 2022.

Putri belum memenuhi asesmen psikologi Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) yang dijadwalkan pada Rabu, 27 Juli 2022. Sehingga dia belum mendapatkan perlindungan dari LPSK.

Arman belum mengetahui lokasi pelaksanaan proses asesmen psikologi Putri akan dilakukan di rumah Ferdy Sambo atau di kantor LPSK. Pihaknya masih menunggu hasil keputusan pemeriksaan psikolog.

" Iya di rumah atau di LPSK dan tergantung dari hasil konsultasi dengan psikolog yang menangani," ucapnya.

1 dari 6 halaman

Dia juga belum bisa memastikan kapan perawatan psikologi terhadap Putri selesai karena hanya bisa ditentukan oleh psikolog yang menanganinya. " Pertanyaan ini harusnya ke psikolog yang menangani," ucapnya.

Sementara itu, Wakil Ketua LPSK Edwin Partogi Pasaribu mengaku sudah menerima surat pemberitahuan ketidakhadiran Putri dalam asesmen psikologi di LPSK.

" Ibu P juga kami agendakan hari ini, namun berdasarkan surat dari kuasa hukumnya belum bisa hadir," ucap Edwin Partogi Pasaribu.

 

2 dari 6 halaman

LPSK telah menerima permohonan pengajuan perlindungan yang diajukan istri Ferdy Sambo pada 14 Juli 2022. Surat permohonan itu diajukan sekitar seminggu sejak insiden baku tembak Brigadir J dan Bharada E  di rumah Ferdy Sambo pada Jumat, 8 Juli 2022.

" Kapan nya itu tanggal 14 (Kamis) kemarin, pengajuannya. Memang itu kan sejak hari Selasa (12/7) kami sudah proaktif ya. Hari Senin (11/7) pertama beritanya muncul," kata Edwin.

Edwin mengatakan pihaknya sudah lebih dahulu berkoordinasi dengan Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Budhi Herdi Susianto termasuk dengan Irjen Pol Ferdy Sambo sebelum surat permohonan diajukan.

" Hari Selasa kami sudah proaktif koordinasi dengan Kapolres Jakarta Selatan. Hari Rabu, kami koordinasi bertemu juga dengan pak Kadiv Propam Ferdy Sambo gitu," jelasnya.

Sumber: Merdeka.com

3 dari 6 halaman

Ini Rekaman Terpenting CCTV yang Tampilkan Brigadir J Sebelum Penembakan

Dream - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) mengungkap hasil pemeriksaan CCTV terkait kasus penembakan Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat atau Brigadir J.

Selain CCTV, Komnas HAM juga sudah mengantongi informasi data cell dump temuan tim Siber Bareskrim terkait kasus penembakan Brigadir J. CCTV dan data cell dump ini diyakini menjadi petunjuk untuk mengurai misteri kematian Brigadir J.

Berikut sejumlah fakta terkait pemeriksaan CCTV oleh Komnas HAM:

4 dari 6 halaman

1. Periksa 20 CCTV

Komisioner Komnas HAM, Choirul Anam, mengatakan, pihaknya telah memeriksa rekaman CCTV di sekitar rumah dinas Irjen Ferdy Sambo saat terjadi penembakan. Dia mengaku ada 20 video yang diperiksa.

" Paling penting tadi kami diperlihatkan video, jumlahnya 20 video dari Magelang sampai area Duren Tiga, termasuk sampai RS Polri Kramat Jati," kata Anam, Rabu 27 Juli 2022.

Ia menjelaskan, CCTV juga menampilkan rombongan yang baru saja pulang dari Magelang. Untuk diketahui, istri Irjen Sambo bersama keluarga dan ajudan saat itu pergi ke Magelang untuk mengantar anaknya.

" Video merekam di Duren Tiga ada Irjen Sambo, ada rombongan Magelang, jadi duluan Irjen Sambo, lalu ada Bu Putri dan ada Yoshua," ujarnya.

5 dari 6 halaman

2. Brigadir J Masih Hidup Saat di Rumah Ferdy Sambo

Dia mengatakan, dalam rekaman tersebut, terlihat Brigadir J masih dalam kondisi hidup dan sehat ketika tiba di rumah dinas Ferdy Sambo di kawasan Duren Tiga, Jakarta Selatan.

" Almarhum masih hidup sampai Duren Tiga, lalu rombongan yang lain, masih dalam kondisi hidup dan sehat," tuturnya.

 

6 dari 6 halaman

3. Tes PCR Ferdy Sambo

Rekaman CCTV tersebut juga memperlihatkan adanya proses tes PCR sebagaimana alibi Irjen Ferdy Sambo di hari kematian Brigadir J.

" Yang paling penting dari video itu terlihat, termasuk apakah di video itu ada proses PCR, ada. Ada jamnya dan siapa saja yang di PCR, termasuk almarhum Yoshua dan Bharada E," kata Anam.

Sumber: Liputan6.com

Beri Komentar