Latihan Bareng TNI, 2 WNI Ikut Wajib Militer Singapura

Reporter : Sandy Mahaputra
Kamis, 13 November 2014 15:12
Latihan Bareng TNI, 2 WNI Ikut Wajib Militer Singapura
Mereka ketahuan saat sedang melakukan latihan gabungan bersama TNI di Magelang. Dua pria berinisial CHJ dan AJ itu itu ada dalam pasukan Angkatan Darat Singapura.

Dream - Dua warga negara Indonesia ketahuan mengikuti wajib militer di Singapura. Mereka ketahuan saat sedang melakukan latihan gabungan bersama TNI di Magelang. Dua pria berinisial CHJ dan AJ itu itu ada dalam pasukan Angkatan Darat Singapura.

TNI yang mengetahui hal itu langsung melarang keduanya mengikuti latihan gabungan bertajuk Safkar Indopura.

" Mereka sempat diperiksa dan disolasi di Magelang selama seminggu. Saat ini sudah dideportasi ke Singapura," kata Kapuspen TNI Mayjen Fuad Basya saat berbincang dengan merdeka.com.

Menurut Fuad, CHJ dan AJ itu masih berstatus WNI. Namun mereka menjadi permanen residen di Singapura. Sesuai aturan, permanen residen wajib mengikuti wajib militer. Hal ini jelas bertentangan dengan undang-undang kewarganegaraan.

" Ada dua aturan soal ini. Yang pertama mengatakan seseorang akan kehilangan kewarganegaraan jika masuk militer negara asing yang berperang atau akan berperang dengan kita, dia itu langsung dicabut kewarganegaraannya," kata Fuad.

" Ada juga yang menyebutkan kewarganegaraan seseorang akan hilang jika masuk tentara negara asing," lanjutnya. Mengenai hal ini TNI mengaku sudah bekerja sama dengan pihak Kementerian Luar Negeri, Imigrasi dan Kementerian Luar Negeri.

Fuad mengaku baru menemui kasus ada WNI jadi tentara Singapura. Panglima TNI langsung bersikap tegas tak mengizinkan dua orang ini ikut latihan bersama. " Mereka yang boleh ikut latihan di Indonesia kan yang sudah lolos pemeriksaan keamanan. Mereka berdua ini kan tidak. Karena itu kita periksa," kata Fuad. (Ism, Sumber: Merdeka.com )

Beri Komentar