Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Tiba-tiba Muncul Sosok Seram Di Ujung Jalan Dekat Kebun Sawit. (Foto: Facebook Saya Anak Perlis)
Dream - Setelah viral kisah gadis kerasukan akibat membawa pulang batu sungai, kini muncul lagi satu cerita seram mengenai gangguan kuntilanak di Lahad Datu, Sabah, Malaysia.
Menurut Kuya Azlan Azkil yang dibesarkan di kawasan itu, kisah-kisah mistik bagaikan sudah biasa di kampung halamannya.
Baru-baru ini dia menceritakan kembali kisah yang terjadi sekitar lima tahun lalu. Ketika itu dia masih di sekolah menengah.
Pemuda yang sekarang berusia 21 tahun itu ingat betul, dia harus melewati hutan dekat kebun sawit pada pagi-pagi sekali, sekitar jam 5, untuk pergi ke sekolah.
Pada hari kejadian, dia awalnya diganggu dengan bunyi aneh sebelum muncul sosok yang dia percaya kuntilanak di tepi jalan hutan tersebut.
" Saya tinggal di kampung, kalau ke sekolah jauh. Saya sekolah pagi, harus melewati hutan. Meski sudah pagi, tapi masih gelap.
" Saat lewat jalan hutan dekat kebun sawit, samar-samar dengar bunyi-bunyi seperti orang berjalan di atas rumput. Awalnya saya tak merasa takut, jadi saya biarkan saja.
" Makin lama makin jelas mendengar orang berjalan di samping saya. Saya juga merasa ada orang sedang mengawasi dari rimbunan pohon kelapa sawit," katanya.
Karena sudah terbiasa dengan kisah-kisah mistik di kampungnya, Kuya tidak begitu menghiraukan gangguan bunyi yang dialaminya.
Bahkan, dia selalu berpegang teguh kepada nasihat ibunya agar tidak panik jika berhadapan kejadian-kejadian mistik.
" Saya teruskan perjalanan. Setelah lima kilometer berjalan, saya nampak ada sosok duduk sambil menangis di tepi jalan. Rambutnya panjang, bajunya lusuh.
" Tapi saya ingat pesan Ibu, jangan lari... Saya hanya teruskan berjalan dan baca doa. Waktu itu saya seorang diri. Semua kakak saya sudah pergi sekolah.
" Dalam lima langkah saya lihat ada beberapa ekor anjing besar di depan. Saya baca ayat Kursi dan lempar batu. Setelah itu saya lari sampai di halte bus," katanya.
Menurut pemuda yang sudah bekerja di Kuala Lumpur ini, kejadian pada pagi setelah Subuh itu menyebabkan tubuhnya mengalami demam.
Dia juga menceritakan kejadian menyeramakn yang dialaminya kepada ibunya setelah pulang sekolah.
" Saya pulang dan langsung cerita ke Ibu. Badan saya demam. Sebenarnya saat naik bus ke sekolah saya sudah demam.
" Di kawasan kampung saya memang banyak bukit dan hutan. Bahkan di depan kampung saya ada kuburan," pungkas Kuya.
Sumber: Siakapkeli.my
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam