Dream - Kepolisian Republik Indonesia akhir-akhir ini sering mendapat ancaman dari para teroris. Salah satunya bom bunuh diri di Mapolresta Surakarta Selasa Pagi yang mengakibatkan anggota Provos terluka.
Karopenmas Mabes Polri, Brigjen Pol Agus Rianto mengatakan saat ini telah terjadi pergeseran sasaran yang dilakukan oleh pelaku terorisme. Menurut dia, semula ancamannya itu menyisir lokasi hanya yang berbau asing.
" Semula kan ancaman dari teroris ini lokasi menyerang lokasi-lokasi atau hal-hal berbau asing atau barat, beberapa waktu ke belakang ada pergeseran termasuk kepolisian," kata Agus di Mabes Polri, Selasa, 5 Juli 2016.
Agus menegaskan hal tersebut tidak mengurangi pelaksanaan tugas polisi dalam pelayanan terhadap masyarakat, termasuk dalam rangka pengamanan arus mudik dan arus balik.
Agus menilai, pergeseran tersebut terjadi disebabkan polisi dianggap menjadi penghalang aksi para teroris.
" Selama ini polisi dianggap menjadi penyebab atau penghalang tujuan yg ingin mereka capai," ucap dia.
Advertisement


5 Langkah Mengasah Pikiran Positif untuk Hidup yang Lebih Bahagia

Puting Lecet Saat Olahraga: Penyebab, Cara Mencegah, dan Mengatasinya

5 Ritual Mingguan yang Bisa Membuat Hubungan Tetap Harmonis dan Dekat Menurut Terapis

Ukuran Betis Ternyata Bisa Mengungkap Kondisi Kesehatan Pria, Ini Penjelasan Ilmiahnya

Orang yang Menguasai Banyak Bahasa Diduga Memiliki Otak hingga 13 Tahun Lebih Muda

Mengapa Wadah Plastik Menyimpan Bau dan Noda, tetapi Kaca Tidak?