Menteri Agama Lukman Tengah Membuka Pameran Kartun Santri Nasional Di Galeri Nasional (Dream.co.id/Maulana Kautsar)
Dream - Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menilai ada beberapa kesamaan santri dan jiwa kartun. Salah satu kesamaan yang menonjol yaitu dari sisi humor.
" Kesamaan santri dan kartun, secara jiwa adalah sisi humornya. Maka, kalau ada santri yang tidak humoris, dia perlu dipertanyakan jiwa kesantriannya," ujar Lukman.
Baginya, sisi humoris ini merupakan bagian dari tingkat intelektualitas seseorang. Sebab, menurut dia, humor dan intelektualitas mengandung sikap kritis yang halus.
" Jiwa intelektual selalu mengajak kita untuk berpikir. Kalau santri kok tidak mengajak kita berpikir, dengan itu perlu dipertanyakan kesantriannya," jelasnya.
Untuk itu dia berharap ke depannya kartun menjadi media untuk melakukan kritik secara santun. Sehingga akan muncul kritik yang membangun.
" Semoga dengan media kartun yang dibuat para santri khususnya, dapat mengubah keadaan sosial yang lebih baik," kata Lukman.
Selain itu, dia juga berharap kartun dapat memperkokoh toleransi beragama di Indonesia.
" Jika kartun di Perancis dapat menimbulkan kekerasan, semoga kartun di sini dapat menebar toleransi yang membawa kebaikan," pungkas dia. (Ism)
Advertisement