Sumber: Instagram.com/merekamjakarta
Dream - Seperempat abad silam, 15 Mei 1998, terjadi tragedi kebakaran Mal Klender, Duren Sawit, Jakarta Timur. Tragedi itu merupakan buntut dari kerusuhan Mei 1998 yang meruntuhkan rezim Soeharto.
Baru-baru ini, video yang merekam momen kebakaran yang menewaskan lebih dari 400 jiwa itu dibagikan oleh akun Instagram @merekamjakarta.
Dalam keterangan, disebutkan bahwa rekaman video itu merupakan hasil liputan wartawan The Associated Press (AP).

Video itu memperlihatkan banyak orang berkumpul untuk melihat proses evakuasi korban yang dilakukan oleh tim penyelamat.
Usai api berhasil dipadamkan, Isak tangis dari keluarga pun terekam dalam video saat melihat keluarganya menjadi korban kebakaran besar itu.
" Sekitar 400 orang tewas terpanggang saat peristiwa penjarahan Yogya Plaza Klender," tulis keterangan dikutip dari Merdeka.com.

Yogya Plaza Klender atau kini dikenal Citra Plaza Klender dulunya dikenal sebagai pusat perbelanjaan populer di eranya. Di masa penggulingan pemerintahan Orde Baru, mal ini menjadi salah satu pusat perbelanjaan yang terlengkap.
Namun, tempat itu menjadi salah satu sasaran amukan dan penjarahan massal yang paling parah pada masa penggulingan pemerintahan orde baru Soeharto.
Saat masyarakat sedang sibuk melakukan aksi penjarahan, tiba-tiba mal Klender sudah dikepung oleh asap hitam yang tebal hingga menewaskan ratusan orang.

Asap tebal itu berasal dari api yang disebut disulut oleh sekelompok pria berbadan kekar. Mereka turun dan mobil dengan membawa jerigen berisi bensin
Sekelompok pria itu kemudian menumpahkan bensin ke arah kasur dan pakaian yang telah terkumpul di bagian tengah bangunan dan membakarnya.
Sehingga api langsung menjalar dengan cepat di dalam mal. Orang-orang yang ada di dalamnya otomatis terjebak dan kesulitan mencari jalan keluar.
Dalam waktu singkat, si jago merah langsung menguasai seluruh penjuru bangunan Mal Klender. Suyono (bukan nama sebenarnya), salah satu saksi sejarah menceritakan kembali peristiwa tragis tersebut.
" Pada loncat semua dari jendela. Untung warga di bawah juga ngebantu dengan nyiapin kasur dan nangkep pake sprei. Tapi banyak yang gak selamat karena sudah pada pingsan duluan di dalam baru kebakar," kata Suyono, saat berbincang dengan merdeka.com, Rabu 14 Mei 2023.
Setelah kobaran api padam, banyak ditemukan mayat yang sudah terbakar hangus di dalam mal. Berdasarkan informasi, tercatat korban tewas dalam peristiwa kebakaran mal Klender adalah sebanyak 488 orang.
" Sedih banget deh kalau inget, gak kuat ngeliatnya. Kita yang selamet hanya bisa mengucap syukur aja sama Tuhan. Gak ngebayang kan kalau gue ikut kepanggang juga," tambah Suyono.
sumber: Merdeka.com