Ibu Haziq Mewakili Anaknya Menerima Ijazah (ohbulan.com)
Dream - Wisuda menjadi momen yang sangat ditunggu seorang mahasiswa. Di momen ini, mereka ingin menunjukkan prestasi yang telah dicapai, terutama kepada kedua orangtuanya.
Sayangnya, momen menggembirakan wisuda ke-19 di Universitas Tenaga Nasional Selangor, Malaysia, berubah menjadi sedih. Sebab, salah seorang mahasiswa yang harusnya diwisuda meninggal akibat kecelakaan beberapa hari sebelumnya.
Mahasiswa itu tewas bersama sang ayah setelah mobil yang mereka kendarai bertabrakan dengan kendaraan lain dari arah berlawanan. Insiden itu terjadi di Kilometer 105.9, Jalan Kuantan-Segamat dekat Ladang Dara Teh sekitar pukul 11.15 pagi waktu setempat.
Mahasiswa Uniten yang tewas sebelum diwisuda itu adalah Muhammad Haziq Janudin (23). Sementara sang ayah adalah Janudin Sukardi (55). Insiden diduga terjadi ketika mereka dalam perjalanan ke Kampus Uniten di Muadzam Shah.
Kepala Polisi Daerah, Deputi Superintenden Muhammad Aidil Roneh Abdullah, berkata Haziq dan Sukardi tewas di tempat kejadian. Keduanya mengalami cedera parah.
“ Hasil penyelidikan awal menduga kecelakaan terjadi ketika mobil Proton Wira yang dikemudikan Muhammad Haziq dari arah Segamat, Johor menuju ke arah Kuantan mencoba memotong kendaraan di depannya, namun gagal sebelum akhirnya tabrakan dengan kendaraan lain dari arah berlawanan," kata Abdullah.
“ Akibatnya, sopir dan penumpang Proton Wira yang duduk di bagian depan meninggal dunia di tempat kejadian. Mayat korban dirujuk ke Rumah Sakit Muadzam," ucap dia.
© Dream
Beberapa hari sebelum insiden itu, Haziq sempat menulis status di akun Facebook. Status tersebut ditujukan kepada sang kakak, Nurul Nadia Janudin.
" Kakak, apa pun yang terjadi, kakak harus lihat adik wisuda tahun ini," tulis Haziq di halaman Facebook sebelum mengalami kejadian maut tersebut.
© Dream
Nadia kemudian mengantarkan sang ibu ke acara wisuda Haziq pada 22 Agustus lalu. Karena Haziq telah tiada, maka sang ibu sendiri yang mewakili mahasiswa itu menerima ijazah.
Sembari menahan tangis, sang ibu berjalan menuju altar. Air matanya pecah seketika saat ijazah Haziq telah berada di tangannya.
Setelah acara wisuda, Nadia dan ibu langsung menziarahi pusara Haziq di Sawah Bukit Pelanduk, Port Dickson. Mereka membawa gulungan ijazah milik almarhum.
Saat kejadian maut tersebut, Haziq adalah mahasiswa tingkat akhir dari College of Business Management and Accounting.
Sumber: ohbulan.com