Jenazah Korban Covi-19 Ditumpuk Di Dalam Truk. (Foto: SWNS)
Dream - Pandemi Covid-19 telah merenggut banyak nyawa manusia. Sampai hari ini saja, situs Worldometer.info melaporkan jumlah kematian di dunia akibat virus corona jenis SARS-CoV-2 ini telah menyentuh 382.479 jiwa di seluruh dunia.
Penanganan pasien yang meninggal akibat Covid-19 juga banyak menimbulkan masalah. Selain mendapat penolakan warga, pemulasaraan jenazah korban Covid-19 juga menjadi sorotan.
Staf pemakaman di Flatbush, Brooklyn, Amerika Serikat, misalnya. Mereka menghadapi tumpukan jenazah yang diletakkan di dalam sebuah truk di luar sebuah layanan pemakaman New York.
Sementara beberapa foto menunjukkan puluhan peti mati berisi jenazah yang ditata dengan hanya disangga memakai kursi.
Menurutnya, ada sekitar 40 jenazah di dalam truk tersebut yang ditumpuk begitu saja.
Dia mengatakan sebelumnya ada 400 jenazah yang harus diurus pada akhir April lalu.
Butuh waktu tiga hari bagi staf pemakaman untuk mengurus ratusan jenazah itu.
Staf pemakaman juga terkejut karena jenazah-jenazah itu 'ditimbun' begitu saja dan dibiarkan tanpa tanda pengenal.
Mirisnya lagi, para staf pemakaman tidak diberi Alat Pelindung Diri (APD) lengkap saat mengurus para jenazah korban Covid-19 itu.
Staf pemakaman itu mengatakan dia dan beberapa temannya memilih berhenti dari pekerjaan mereka karena takut tertular virus corona.
Virus corona diketahui dapat bertahan berjam-jam, bahkan berhari-hari, pada tubuh manusia setelah meninggal. Itu sebabnya ada SOP lengkap untuk menangani jenazah korban Covid-19.
Sebagai informasi, Brooklyn di New York mencatatkan rekor kematian tertinggi akibat wabah Covid-19 di AS.
Sumber: LobakMerah
Advertisement

4 Ciri yang Menunjukkan Anda Termasuk Orang Tua yang Menyenangkan

Es Terooos! Betulkah Terlalu Banyak Minum Es Menyebabkan Batuk dan Pilek? Ini Penjelasan Ilmiahnya!


Kenapa Sebagian Orang Susah Bernyanyi Meski Sudah Berlatih Keras?

Depresi Diduga Menghambat Kemampuan Otak Membentuk Sel Saraf Baru

5 Ritual Mingguan yang Bisa Membuat Hubungan Tetap Harmonis dan Dekat Menurut Terapis

Puting Lecet Saat Olahraga: Penyebab, Cara Mencegah, dan Mengatasinya