Mobil Pasangan Selingkuh Terjun ke Jurang

Reporter : Ahmad Baiquni
Selasa, 16 Oktober 2018 15:44
Mobil Pasangan Selingkuh Terjun ke Jurang
Si pria tewas, sementara si wanita kritis.

Dream - Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Magetan-Sarangan, Jawa Timur. Sebuah mobil terjun ke jurang sedalam 200 meter.

Insiden ini terjadi pada Sabtu, 13 Oktober 2018, tepatnya di tikungan bawah tanah Sarangan, Desa Sarangan, Kecamatan, Plaosan, Magetan. Satu penumpang dilaporkan tewas, sementara satu lainnya dalam keadaan kritis.

Kasat Lantas Polres Magetan, AKP Himawan, membenarkan kabar tersebut. Dia mengatakan, kecelakaan terjadi di jalur Sarangan

" Ada satu korban atas nama RS, sedangkan lainnya masih kritis," ujar Himawan, dikutip dari JatimNow, Selasa 16 Oktober 2018.

1 dari 2 halaman

Diduga Pasangan Selingkuh

Mobil CRV putih dengan pelat nomor T 12XX EJ itu ditumpangi seorang pria dan wanita. Pria yang diketahui berprofesi sebagai kontraktor asal Kediren, Randublatung, Blora, Jawa Tengah, ini tewas di tempat.

Sementara, penumpang wanitanya diketahui berinisial RP, warga Paron, Ngawi, ditemukan dalam keadaan kritis. Mobil tersebut sedang dikemudian oleh RP yang diketahui berprofesi sebagai pemandu lagu di sebuah karaoke.

Muncul dugaan, kedua penumpang itu adalah pasangan selingkuh. Sebab, RS diketahui telah memiliki anak dan istri.

2 dari 2 halaman

Tiba-tiba Terbang

Kronologis sementara, mobil yang tergolong baru itu sebelumnya meluncur dari arah Karanganyar, Jawa Tengah, menuju Magetan. Ketika sampai di tikungan, mobil itu tidak berbelok.

Mobil tersebut justru melaju lurus. Sempat menabrak pagar pembatas, mobil itu kemudian terbang dan terjun ke dalam jurang.

Penumpang pria sempat melompat keluar, sementara pengemudi wanita itu masih berada di dalam mobil. Korban pria ditemukan tewas pada posisi beberapa meter dari lokasi jatuhnya mobil, sementara si wanita dalam kondisi terjepit jok.

Kedua korban sempat dilarikan ke RSUD Magetan. Tetapi, korban wanita harus dirujuk ke RSUD Madiun lantaran mengalami gegar otak dan saat ini masih kritis.

Sumber: JatimNow.

Beri Komentar
Jangan Lewatkan
More