Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Aplikasi Clubhouse Menjadi Viral Di Media Sosial Belakangan Ini. (Foto: Shutterstock)
Dream – Belakangan ini aplikasi Clubhouse menjadi viral di media sosial. Aplikasi ini juga marak dipromisikan sederet tokoh, seperti Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno, Chef Arnold Poernomo, hingga Kaesang Pangarep.
Gaung popularitas Vlubhouse sempat terganggu setelah muncul kabar Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) yang akan memblokir aplikasi tersebut. Hal tersebut dikarenakan Clubhouse belum terdaftar sebagai Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) di Indonesia.
Di balik potensi ancaman pemblokiran tersebut, apa sebenarnya aplikasi Vlubhouse yang sedang viral di kalangan netizen ini?
Dikutip dari India Times, Kamis 18 Februari 2021, aplikasi ini merupakan jejaring sosial berbasis audio chat. Clubhouse dirintis oleh pengusaha Silicon Valley, Paul Davidson, dan mantan pegawai Google, Rohan Seth, pada Maret 2020.
Clubhouse ini mengizinkan orang-orang untuk menyimak atau berbicara dalam percakapan, wawancara, dan diskusi sesuai topik.
Namun, aplikasi itu “ ekslusif”. Kamu tak bisa masuk ke Apps Store atau Plays Store untuk mengunduh Clubhouse dan mendaftarnya.
Pendaftaran hanya bisa dilakukan melalui tautan yang dibagikan oleh pengguna Clubhouse yang terdaftar. Ditambah lagi, aplikasi ini baru bisa digunakan di iOS. Apalagi, pengguna hanya bisa memberikan dua undangan. Undangan ini diberikan melalui SMS.
Dengan begitu, undangan ini tidak bisa seperti SPAM dan pengguna tak bisa mengundang sebanyak yang dia mau.
Semula, aplikasi ini memiliki 1.500 pengguna. Tapi, setelah CEO Tesla, Elon Musk, mengisi sebuah sesi bersama CEO Robinhood, Vlad Teney, penggunanya pun meledak. Mendadak orang-orang mendaftarkan diri ke aplikasi ini.
Kini, penggunanya pun berkali lipat. Menurut catatan, per 1 Februari 2021, penggunanya kini melambung menjadi 1 juta user.
Mengutip laman Liputan6.com, Ketika kamu bergabung jadi pengguna Clubhouse, kamu akan diminta memilih topik yang diminati. Misalnya topik tentang teknologi, buku, bisnis, atau kesehatan.
Makin banyak informasi yang kamu bagikan di aplikasi ini, makin banyak ruang obrolan dan pengguna Clubhouse yang akan merekomendasikan berbagai obrolan yang bisa diikuti.
Ruang obrolannya mirip dengan conference call, namun hanya ada sejumlah orang yang bicara dan kebanyakan mendengarkan. Mirip dengan panggilan telepon, ketika obrolan telah selesai, ruang obrolan akan tertutup.
Bagaimana cara gabung di Clubhouse? Caranya, kamu harus mendapatkan undangan dari orang yang sudah jadi pengguna. Pengguna tersebut akan membagikan link undangan ke nomor telepon kamu via SMS.
Link tersebut menuju ke toko aplikasi App Store untuk mengunduh Clubhouse dan langsung sign-up.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya