Mobil Tanpa Pengemudi `Mendarat` di Negara Islam

Reporter : Sandy Mahaputra
Sabtu, 5 Juli 2014 13:01
Mobil Tanpa Pengemudi `Mendarat` di Negara Islam
Penggunaan steering remote control, teknologi turbo, direct injection dan perangkat cerdas, serta pengerjaan yang kreatif mampu membuat pengunjung berdecak kagum terhadap BYD

Dream - Arab Saudi akan menjadi negara pertama di dunia yang mendapat pasokan mobil tanpa pengemudi. Mobil semi otomatis buatan China itu dijalankan hanya dengan menggunakan remote control.

Penampilan perdana mobil dengan merek BYD itu dilakukan di Jeddah oleh agen pemegang merek First Advanced Auto. Peluncuran BYD di Jeddah itu disaksikan oleh Konsul Jenderal Republik China Anwar Habibullah, sejumlah pengusaha dan media.

Sementara itu Mohammed Mesbahi, wakil presiden eksekutif First Advanced Auto, mengungkapkan kebahagiaannya menjadi agen resmi merek BYD di Arab Saudi.

Untuk lebih mengenalkan mobil itu kepada masyarakat Saudi, Anwar Habibullah juga meresmikan halaman BYD di Facebook dan akun resmi BYD di Twitter. Sebuah tim layanan konsumen juga dibentuk untuk melayani konsumen selama 24 jam non stop.

BYD, yang menggabungkan teknologi mutakhir di bidang otomotif dan teknologi informasi, hadir dalam empat model untuk pasar Saudi, yakni sedan sport BYD F3, BYD F7, BYD S6, dan BYD S5.

Khusus BYD F5, mobil ini menggunakan teknologi remote control untuk menjalankannya. Pengemudi dapat mengontrol mobil untuk mundur dan maju atau mengarahkannya ke kanan atau kiri tanpa melebihi batas kecepatan 7 km/jam.

Penggunaan steering remote control, teknologi turbo, direct injection dan perangkat cerdas, serta pengerjaan yang kreatif mampu membuat pengunjung berdecak kagum terhadap BYD S5.

Diena Chung, direktur regional merek BYD untuk Timur Tengah, mengatakan meskipun BYD tidak menguasai pasar China secara signifikan. Namun pertumbuhannya yang cepat telah menciptakan kepercayaan di pasar Timur Tengah.

BYD memiliki empat pabrik perakitan mobil di negara-negara regional seperti Irak, Mesir, Sudan dan Ethiopia. BYD didirikan pada 1995 dan tercatat di Bursa Efek Hong Kong pada 2002.

(Ism, Sumber: Arabnews)

Beri Komentar