Motor Pelaku Bom Bunuh Diri Polsek Astana Anyar Ada Tulisan 'KUHP Hukum Syirik Kafir'

Reporter : Nabila Hanum
Rabu, 7 Desember 2022 11:06
Motor Pelaku Bom Bunuh Diri Polsek Astana Anyar Ada Tulisan 'KUHP Hukum Syirik Kafir'
Selain itu juga terdapat stiker kelompok ISIS pada bagian depan motor.

Dream - Sepeda motor yang diduga milik pelaku bom bunuh diri di Mapolsek Astana Anyar terparkir di sekitar lokasi. Pelat nomor depan ditempel selembar kertas putih dengan tulisan mencolok.

Pada pelat nomor motor bebek warna biru itu bertuliskan " KUHP Hukum Syirik/Kafir. Perangi Para Penegak Hukum Setan QS : 9 : 29."

Selain itu, terdapat stiker kelompok ISIS pada bagian depan motor. Berdasarkan informasi, pelaku bom bunuh diri itu tewas di tempat kejadian.

sepeda motor pelaku bom bunuh diri© Merdeka.com

1 dari 3 halaman

Ledakan terjadi di Polsek Astana Anyar, Kota Bandung, Jawa Barat, Rabu 7 Desember 2022, sekitar pukul 08.30 WIB.

Karopenmas Divisi Humas Polri, Brigjen Ahmad Ramadhan, membenarkan kejadian tersebut. Dia menduga, ledakan itu merupakan bom bunuh diri.

" Dugaan bom bunuh diri," ujar Ahmad Ramadhan saat dihubungi.

Hingga kini, polisi masih menyelidiki dan mengamankan area lokasi ledakan diduga bom tersebut.

2 dari 3 halaman

Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Ibrahim Tompo, mengatakan, peristiwa terjadi saat apel pagi.

" Kejadian memang terjadi apel pagi," tuturnya.

Berdasarkan dokumentasi yang diterima, tubuh terduga pelaku terpecah menjadi beberapa bagian di lingkungan Mapolres Astana Anyar.

Detasmen Khusus (Densus) 88 antiteror Mabes Polri telah menuju ke lokasi terjadinya ledakan diduga akibat bom bunuh diri tersbeut.

" Penyidik D88 sudah di lokasi Polsek Astana Anyar Bandung, untuk lakukan Investigasi pengumpulan keterangan dan olah TKP," kata Kabagbanops Densus 88 antiteror Polri, Kombes Aswin Siregar.

3 dari 3 halaman

Aswin mengungkapkan, saat ini polisi membutuhkan waktu untuk mengumpulkan serpihan-serpihan bekas ledakan tersebut.

" Membutuhkan waktu serta untuk memastikan serpihan serpihan material yang ditemukan. Mohon waktu dan tetap tenang. Sekali lagi Densus 88 sedang bekerja cepat mendalami peristiwa ini," ungkapnya.

" Keterangan resmi nanti akan disampaikan melalui Humas Polri," imbuhnya

Sumber: liputan6.com

Beri Komentar