Masjid Al Hikmah New York (macaulay.cuny.edu)
Dream - Masyarakat Muslim Indonesia yang bermukim di seluruh Amerika Serikat kembali menggelar ajang silaturahmi terbesar, Muktamar Indonesian Muslim Society in America (IMSA). Ajang ini memasuki kali ke-18 sejak diselenggarakan pertama kali pada 1999.
Berdasarkan keterangan tertulis diterima Dream, Sabtu, 23 Desember 2017, gelaran tahunan kali ini mengangkat tema 'Living Under The Light of Quran and Sunnah. Acara ini berlangsung mulai 22 hingga 26 Desember 2017 di Omni Hotels & Resort, Broomfield, Denvert, Colorado.
Gelaran ini juga melibatkan komunitas pelajar dan mahasiswa Muslim Malaysia di AS yang tergabung dalam Malaysian Islamic Student Group (MISG).
" Gelaran ini menunjukkan latar belakang budaya yang beragam dari masyarakat Indonesia, Malaysia, sekaligus Amerika," Ketua Panitia Muktamar IMSA, Yusuf Kurniawan.

Yusuf mengatakan sejumlah peserta telah menyatakan hadir. " Tercatat sudah mendekati 1.000 peserta," kata Yusuf.
Gelaran ini sedianya dibuka oleh Duta Besar Indonesia untuk AS, Budi Bowoleksono. Sementara, Gubernur Nusa Tenggara Barat, Tuan Guru Bajang (TGB) Zainul Majdi dan Ustaz Salim A Fillah didaulat sebagai pembicara utama tahun ini.
Selain itu, terdapat sejumlah pembicara lain seperti Imam Masjid Agung Al Hikmah New York, Shamsi Ali, dan Imam Masjid Ar Rahmah Redmond, Mohammad Joban. Kedua tokoh ini merupakan imam kelahiran Indonesia.
(Sah)