Museum Lilin Ternama Dijual, Bangsawan Arab Jadi Incaran

Reporter : Syahid Latif
Kamis, 26 Februari 2015 11:47
Museum Lilin Ternama Dijual, Bangsawan Arab Jadi Incaran
Museum Tussaud dengan koleksi patung lilin sejumlah pesohor dunia tengah dijual ke sejumlah investor.

Dream - Bangunan museum lilin terkenal Madame Tussauds tak lama lagi akan berpindah tangan ke saudagar Arab.

Peluang itu bisa terjadi setelah agen properti CBRE pekan lalu terbang dari Inggris terbang ke Timur Tengah untuk membuat penawaran kepada para investor, termasuk para bangsawan.

Bangunan, yang di pasar properti internasional bernilai lebih dari US$ 500 juta, itu memang banyak yang melirik. Investor dari Timur Tengah dan Timur Jauh termasuk salah satu yang tergiur memiliki museum dengan koleksi patung dari sejumlah nama tersohor.

Dalam penawaran terakhirnya, museum Madame Tussauds dihargai kurang dari US$ 400.

Museum ini diakuisisi oleh jutawan properti Nick Leslau melalui perusahaannya Secure Income REIT sebagai bagian dari portofolio satu dekade yang lalu. Lelang internasional ini adalah pertama kalinya dilakukan pengelola Museum Madame Tussauds sejak dibangun pada tahun 1884. Vendor mencari penawar yang bisa membayar lebih dari US$ 500 juta.

Selama 27 tahun, museum ini dikelola oleh Merlin Entertainments, yang menjalankan tempat wisata di 22 negara di seluruh dunia, termasuk Sea Life Centre di Sydney, Legoland di Malaysia dan London Eye.

Penawaran untuk Museum Madame Tussauds akan dimulai pada bulan April mendatang.

Beri Komentar