Foto Ilustrasi (Shutterstock.com)
Dream - Seorang nenek tua menyedot perhatian netizen Malaysia. Kisahnya membuat hati terenyuh,sekaligus bisa memicu amarah.
Nenek tersebut viral setelah pengguna Facebook, Natipah Abu, mengunggah fotonya. Natipah juga menyertakan kisah sedih mengapa sampai nenek itu sendirian.
Natipah mengaku bertemu dengan nenek itu secara tidak sengaja di sebuah kedai es cendol di Kota Bedong, Kedah, Malaysia. Saat itu, dia melihat si nenek duduk di meja sebelahnya.
" Nenek yang duduk di sebelah meja kami berbicara sendiri sembari makan cendol. Si sampingnya ada satu tas, mungkin isinya pakaian," tulis Natipah, dikutip dari Siakap Keli.
Natipah lalu bertanya dari mana si nenek berasal. Dia merasa heran karena jarang menemui orang jompo yang berjalan sendirian.
Si nenek kemudian memberikan jawaban yang mengagetkan sekaligus membuat hati miris.
" Saya dari Kulim, anak saya tidak menyukai saya, apalagi menantu. Saya ini dianggap menyusahkan. Sepertinya jika saya mati besok, dia mungkin mengubur saya di hutan," tulis Natipah menirukan ucapan nenek tersebut.
Jawaban nenek itu membuat seisi kedai terbelalak. Mereka seperti tidak percaya dengan omongan nenek tersebut.
" Tidak mungkin anak nenek tega," tulis Natipah menirukan ucapan salah satu pengunjung kedai.
Penampilan si nenek membuat Natipah penasaran. Sebab, penampilan nenek itu begitu rapi, bahkan mengenakan jam tangan bermerek.
" Rasanya nenek ini seorang pekerja saat masih muda. Dia bukan orang kampung biasa," tulis Natipah.
Dia menduga nenek tersebut berasal dari keluarga berada. Dan datang sendiri ke Bedong Kota karena tahu kota itu memang memiliki panti jompo.
" Mari saya antarkan nenek ke panti jompo. Saya bawakan jaketnya," kata Natipah.
Pelanggan lain menawarkan diri mengantar nenek itu ke panti jompo. Si nenek kemudian berdiri dan menyalami semua pelanggan di sana.
Wanita itu kemudian memotret nenek tersebut. Beberapa saat kemudian, dia langsung teringat sesuatu. Dia sempat janji menemui seorang pasien kanker.
Tetapi, dia akhirnya membatalkan janji itu karena harus mengantar seorang lansia yang berkeliaran di jalanan ke Rumah Sri Kenangan (rumah jompo) Bedong.
Rupanya nenek itu adalah wanita yang sama dengan yang diantarnya beberapa hari sebelumnya.
" Sudah dua kali nenek itu datang ke Bedong dan ini yang ketiga kalinya. Masuk RSK tidak bisa sembarangan, harus ada perintah dari pengadilan," tulis dia.
Natipah lalu mencoba menghubungi anak dari nenek tersebut. Jawaban yang didapat, sungguh bikin mengelus dada.
Anak nenek itu meninta ibunya diantarkan ke terminal bus. " Dia bisa pulang sendiri," kata Natipah menirukan si anak.
Mendapat jawaban itu, Natipah menyadari apa yang dikatakan nenek tersebut ada benarnya. Di usianya yang sudah jompo, nenek itu harus menderita karena ditelantarkan anaknya.
Sumber: Siakapkeli.my