Pamer Karena Tak Pernah Alami Kecelakaan, Wanita Ini Kena Batunya (Shutterstock)
Dream – Tak ada yang tahu nasib manusia, kecuali Tuhan. Nasib baik dan buruk sudah menjadi suratan Sang Pencipta.
Jika sedang ditimpa musibah, janganlah terlalu bersedih. Sebab segala ujian datangnya dari Tuhan. Bisa jadi ujian hidup itu merupakan pintu bagi kita untuk diangkat derajatnya.
Begitu pula saat nasib kita mujur, jangan terlalu bangga, karena belum tentu setelah segala nikmat tersebut kita bertemu dengan nasib nahas.
Karena itulah kita tak perlu sesumbar bila bila terus menerus mendapat nasib baik.
Kisah Kara Santorelli ini hendaknya kita jadikan pelajaran. Gadis SMA berusia 18 tahun asal Molino, Escambia County, Florida, itu mengalami kecelakaan fatal pada 17 Maret 2023.
Dia tertabrak sedan Chevrolet saat menumpang mobil Nissan SUV di Highway 29, Escambia County. Sedan yang keluar jalur itu menabrak SUV Santorelli hingga ringsek.

Santorelli tewas di lokasi kejadian. Jasadnya ditemukan di tengah ringsekan mobil bersama seorang sopir yang identitasnya belum teridentifikasi.

Tepat enam hari sebelum kecelakaan tragis tersebut, Santorelli sempat membuat jagat TikTok gempar. Unggahannya viral di platform asal China itu, ditonton lebih dari 15 juta kali.
Dalam video itu, gadis remaja itu sesumbar tentang rekam jejak keselamatannya dengan menunjukkan bagian dalam mobilnya.
Dia memberi caption unggahan itu, “ Ketika mereka menyebutku pengemudi yang buruk, aku belum pernag menabrak seseorang atau mobil sekalipun.”
Santorelli memang terbilang aktif di TikTok. Dia sering mengunggah video bersama teman-temannya. Dia juga terlihat sering melewatkan waktu untuk bersenang-senang di pantai dan berkumpul bersama keluarga.
Bibi Santorelli, Gina Southard, mengatakan bahwa keluarganya sangat kehilangan setelah kecelakaan sang keponakan. Dia meluapkan kesedihan keluarganya di Facebook.
“ Hati saya mati hari ini ketika aku mengetahui keponakanku pergi ke surga. Aku mencintai kebaikanmu Kara,” tulis Gina.
Sementara, Lacey McLaughlin, ibunda Santorelli, menulis, “ Aku mencintaimu Kara. Tuhan memberkati kita.” (Sumber: New York Post)
Laporan: Cika Puspita