Pengakuan Kapolri Soal Misteri Pesawat MH370 Gemparkan Dunia

Reporter : Eko Huda S
Selasa, 16 September 2014 18:18
Pengakuan Kapolri Soal Misteri Pesawat MH370 Gemparkan Dunia
Tapi, Kapolri telah membantah telah mengeluarkan pernyataan itu. Wartawan salah mengutip pertanyaannya.

Dream - Sejak kemarin, laman berita di sejumlah negara rama memberitakan pengakuan Kapolri, Jenderal Polisi Sutarman, terkait misteri pesawat Malaysia Airlines dengan nomor penerbangan MH370 yang hilang sejak Maret lalu.

Media-media luar negeri, yang mengutip media nasional di Indonesia, memberitakan bahwa Sutarman mengaku tahu penyebab kecelakaan pesawat dengan rute Kuala Lumpur-Beijing itu. Media Inggris, Mirror pada Senin 15 September kemarin menulis judul: Flight MH370: Police chief says 'I know what happened to missing Malaysian Airlines plane'.

" Inspektur Jenderal Polisi di Malaysia, Khalid Abu Bakar, mengatakan terkejut atas komentar itu dan mengatakan ia akan berbicara dengan kepala polisi Indonesia," demikian tulis Mirror sebagaimana dikutip Dream, Selasa 16 September 2014.

Media Inggris lainnya, Daily Mail, menurunkan judul: 'I know what happened to MH370':Police chief claims to know what became of the missing jet. " Sebuah misteri baru seputar hilangnya MH370 muncul hari ini setelah kepala polisi mengaku ia tahu apa yang terjadi dengan jet Malaysia Airlines," demikian paragraf pembuka Daily Mail.

Namun dalam berita Daily Mail itu, Sutarman mengaku telah berbicara dengan kepala polisi Malaysia Tun Mohammed Hanif Omar. Padahal, tulis Daily Mail, Omar sudah pensiun dari dinas kepolisian Malaysia pada 1994.

Sementara, laman berita Amerika Serikat, Huffington Post, menuliskan bahwa pernyataan Sutarman itu sangat mengejutkan. " Jenderal Sutarman mengeluarkan berita mengejutkan dalam pertemuan hari Jumat di Jakarta antara pejabat senior dari maskapai penerbangan Lion Air dan polisi," demikian tulis Huffington Post.

Pesawat Malaysia Airlines dengan nomor penerbangan MH370 raib pada 8 Maret silam saat terbang dari Kuala Lumpur menuju Beijing. Pesawat Boeing 777-200 yang mengangkut 239 orang itu hingga kini masih misterius.

Kapolri Bantah

Namun, Sutarman telah membantah telah mengeluarkan pernyataan tersebut. Dia mengatakan bahwa wartawan salah mengutip pertanyaannya. " Itu salah itu, Anda kan kadang-kadang suka ngutip sembarangan itu," kata Sutarman di Gedung DPR, Jakarta, Senin kemarin.

" Ya memang betul siapa yang tahu kalau tahu sudah ketemu dan semuanya juga enggak ada yang tahu, dan kalau disebut Kapolri tahu, luar biasa," tambah dia.

Bantahan juga disampaikan oleh Atase Kepolisian KBRI Malaysia, Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Aby Nursetyanto di Kuala Lumpur. Menurut Aby, pemberitaan yang dipublikasikan media Tanah Air itu merupakan kesimpulan wartawan.

" Si reporter akan dipanggil oleh Kapolri untuk mengklarifikasi berita itu. Akan diambil tindakan jika ia gagal menunjukkan bukti," kata Aby dikutip Bernama. (Ism)

Beri Komentar