Pengakuan Wanita Hamil 8 Bulan yang Tinggal di Ruang Mayat

Reporter : Puri Yuanita
Selasa, 10 Oktober 2017 13:52
Pengakuan Wanita Hamil 8 Bulan yang Tinggal di Ruang Mayat
Kondisi perempuan itu tidak terawat dan kebingungan.

Dream - Sebuah peristiwa yang terjadi di Kota Kediri, baru-baru ini menjadi sorotan publik. Seorang perempuan yang tengah hamil tua ditemukan terlantar di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kelurahan Semampir, Kota Kediri, Jawa Timur pada 4 Oktober lalu.

Temuan ini merupakan hasil laporan, Sholi, pengurus Takmir Masjid Baitussalam Kelurahan Semampir. Diceritakan Sholi, sejak seminggu terakhir ia melihat perempuan tersebut terlantar di ruang tempat penyimpanan jenazah.

Kondisinya tidak terawat dan kebingungan. Ia pun kelaparan. Saat disodori nasi bungkus dan teh hangat oleh petugas Satpol PP Kota Kediri, wanita itu terlihat makan dengan lahap.

Warga dan petugas berupaya mengorek keterangan dari perempuan tersebut. Namun tak banyak informasi yang didapatkan.

Perempuan itu diketahui bernama Alin (28 tahun). Alin tak mengetahui berapa usia kehamilannya, namun diperkirakan sudah tujuh atau delapan bulan.

 

1 dari 2 halaman

Mengaku Diusir

Alin mengaku pernah punya suami yang tinggal di daerah Gampengrejo, Kabupaten Kediri. Sedangkan alasan kepergiannya dari rumah karena diusir oleh keluarganya.

" Ada yang tidak senang dengan saya, sehingga saya pilih pergi dari rumah," ungkapnya.

Sejak kepergiannya itu, kemudian dia menumpang tidur di ruangan keranda pemakaman.

" Saya sudah izin sama juru kunci dan diperbolehkan tinggal," katanya.

 

2 dari 2 halaman

Pengakuannya Berubah-ubah

Namun pengakuan Alin juga sering berubah-ubah. Kepada petugas yang mengajaknya mengobrol, dia mengaku sudah bercerai dengan suaminya. Dan kehamilannya merupakan buah pernikahan dengan suami yang telah menceraikannya.

Nur Khamid, Kabid Trantibun Satpol PP menjelaskan, petugas telah membawa ibu hamil yang ditemukan di pemakaman umum itu ke Puskesmas Baluwerti.

" Kami periksakan kandungan sudah berapa bulan," jelasnya.

Saat ini petugas masih melacak alamat rumahnya. Karena Alin hanya menyebutkan Desa Gampengrejo sehingga bakal dicek lebih lanjut ke perangkat desanya.

(Sumber: infomoeslim.com)

Beri Komentar