Larangan Mengemudi Dicabut, Wanita Tewas Saat Pertama Nyetir

Reporter : Ahmad Baiquni
Senin, 9 Oktober 2017 17:00
Larangan Mengemudi Dicabut, Wanita Tewas Saat Pertama Nyetir
Wanita ini menjadi korban tewas pertama setelah Raja Salman membolehkan kaum hawa menyetir mobil.

Dream - Arab Saudi baru saja membolehkan kaum wanita untuk mengemudi mobil. Sehingga banyak perempuan di kerajaan itu berlomba-lomba belajar menyetir.

Namun tak semua sukses. Salah satu di antara mereka bahkan meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan di jalanan Kota Jeddah saat diajari menyopir oleh suaminya.

Secara tiba-tiba, mobil yang dikendarai wanita tersebut menghantam dinding. Si wanita itu tewas seketika.

Keputusan Raja Salman yang membolehkan wanita menyetir mobil cukup fenomenal. Keputusan tersebut mengakhiri adanya larangan tidak resmi bagi wanita untuk menyetir mobil, yang sudah berjalan selama puluhan tahun.

Tetapi keputusan itu baru berlaku pada Juni 2018. Sebelum resmi berlaku, Raja Salman memerintahkan Dewan Menteri untuk membentuk komite demi mempersiapkan pelaksaan keputusan tersebut.

Raja Salman dianggap sebagai pemimpin Saudi yang mencatatkan sejarah. Penyebabnya, Raja Salman membuat banyak perubahan terkait kebijakan negara, salah satunya membolehkan wanita untuk bekerja di ruang publik atau terjun ke dunia politik.

1 dari 1 halaman

Suami Saudi Bangga Ajari Istri

Keputusan Raja Salman itu disambut dengan penuh suka cita oleh masyarakat. Lihatlah foto-foto Faisal BaDughaish di Twitter. Dia dengan senang hati mengajari istrinya menyetir.

Ketika ditanya Al Arabiya tentang foto itu, BaDughaish menjawab, " Saya mengunggah foto itu untuk menunjukkan kepada seluruh dunia bahwa saya, seorang warga Saudi, mendukung keputusan ini."

Tetapi, karena cuitan itu, beberapa orang justru merundung dan menghinanya. Dengan cepat pihak berwenang Arab Saudi menangkap para perundung itu.

BaDughaish berterima kasih atas respons cepat pasukan keamanan Arab Saudi. Dia juga menyampaikan rasa hormat atas tanggapan beberapa orang.

" Banyak yang keberatan dengan foto ini. Sebab, itu (perempuan mengemudi) masalah yang sensitif bagi keluarga saya yang konservatif, namun satu foto bernilai seribu kata. Cuitan itu tidak akan beredar ke seluruh dunia jika hanya kata-kata," ucap dia.

BaDughaish mengajari istrinya menyetir di area parkir pribadi ditemani suami atau saudara lelaki mereka.

Dia menyarankan kepada para perempuan Arab Saudi untuk tidak menyetir sebelum peraturan resmi dikeluarkan. Dia juga menyarankan agar para perempuan Arab Saudi untuk belajar mengemudi di lokasi pribadi.

Laporan: Maulana Kautsar

Beri Komentar