Prarekonstruksi Tewasnya Brigadir J di Rumah Dinas Sang Jenderal, Di mana Keberadaan Ferdi Sambo dan Bharada E?

Reporter : Alfi Salima Puteri
Sabtu, 23 Juli 2022 15:16
Prarekonstruksi Tewasnya Brigadir J di Rumah Dinas Sang Jenderal, Di mana Keberadaan Ferdi Sambo dan Bharada E?
Media hanya diizinkan menyorot aktivitas prarekontruksi dari jarak 30 meter.

Dream - Polisi melanjutkan proses prarekonstruksi terkait kasus tewasnya Brigadir J alias Nofriansyah Yosua Hutabarat. Jika sebelumnya dilakukan di Polda Metro Jaya, kali ini digelar di Rumah Dinas Irjen Pol Ferdy Sambo, Kompleks Polri Duren Tiga, Jakarta Selatan, Sabtu 23 Juli 2022.

Dikutip dari Liputan6, prarekonstruksi dilaksanakan sekitar pukul 11.00 WIB. Garis polisi terpasang melingkari tembok luar sampai pintu pagar Rumah Dinas (Rumdin) Ferdy Sambo.

Prarekonstruksi Kasus Brigadir J di Rumah Irjen Ferdy Sambo© Liputan6.com/Faizal Fanani

Media hanya diizinkan menyorot aktivitas prarekontruksi dari jarak 30 meter. Terlihat, beberapa kepolisian masuk ke kediaman Irjen Ferdy Sambo melalui pintu samping.

Terlihat juga beberapa koper yang dibawa masuk, diduga merupakan alat penunjang untuk melakukan prarekontruksi.

Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian Djajadi dan Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Hengki Haryadi dan Kasat Reskrim Polres Metro Jaksel, AKBP Ridwan Solpanit turut memantau jalannya prarekontruksi.

1 dari 4 halaman

Tidak terlihat keberadaan Irjen Ferdy Sambo dan Bharada E saat prarekonstruksi itu dilakukan.Tidak ada informasi lebih lanjut apakah Irjen Ferdy Sambo dan Bharada E ikut hadir dalam prarekonstruksi ini.

" Betul dilaksanakan renkontruksi oleh penyidik Polda Metro Jaya juga melibatkan inafis, labfor, dokpol, gabungan penyidik agar case tersebut dapat dibuktikan secara ilmiah (SCI)," tutur Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Dedi Prasetyo.

Prarekonstruksi Kasus Brigadir J di Rumah Irjen Ferdy Sambo© Liputan6.com/Faizal Fanani

Dedi menyebut, ini terkait dengan dua laporan polisi (LP) yang sedang diusut oleh Polda Metro Jaya.

" Dua laporan yang disidik Polda Metro Jaya pertama, dugaan pencabulan dan kedua pengancaman dan percobaan pembunuhan," imbuhnya.

Soal keberadaan Irjen Ferdy Sambo dan Bharada E saat prarekonstruksi itu dilakukan, Dedi mengaku belum mendapatkan info terkait hal itu.

2 dari 4 halaman

Mabes Polri telah mengumumkan naiknya status kasus dugaan pembunuhan berencana Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat ke penyidikan. Perkembangan proses hukum ini setelah polisi melakukan gelar perkara.

Kuasa hukum keluarga Brigadir J langsung merespons naiknya status itu dengan mempertanyakan tersangkanya. " Seharusnya sudah ada (tersangka)," kata Kamaruddin Simanjuntak, kuasa hukum keluarga Brigadir J, kepada Merdeka.com.

Prarekonstruksi Kasus Brigadir J di Rumah Irjen Ferdy Sambo© Liputan6.com/Faizal Fanani

Dirtipidum Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian menegaskan, penyidik belum menetapkan siapa pun sebagai tersangka atas kasus ini. Ia meminta awak media menanyakan kepada Kamaruddin.

" Tanyakan saja ke dia. Penyidik belum menetapkan siapa pun sebagai tersangka," saat dikonfirmasi.

Penyidik telah meminta keterangan dari keluarga Brigadir J, di antaranya ayah hingga ibu Brigadir J. Mereka diperiksa penyidik Bareskrim di Polda Jambi.

3 dari 4 halaman

Dua handphone milik Brigadir J masih diperiksa di Laboratorium Forensik (Labfor) Mabes Polri. Diketahui, Brigadir J tewas diduga usai baku tembak dengan Bharada E di rumah singgah Irjen Ferdy Sambo di kawasan Jakarta Selatan.

" Ada dua handphone yang sudah diamankan oleh labfor dan semuanya masih proses pendalaman oleh laboratorium forensik," ujar Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo.

Dedi menjelaskan, tim penyidik dari Labfor masih melakukan pemeriksaan terhadap handphone milik Brigadir J. Namun, ia belum bisa membeberkan secara rinci untuk hasil dari pemeriksaan handphone itu.

4 dari 4 halaman

" Jadi ada beberapa barang bukti yang saat ini masih proses pemeriksaan di labfor ya, antara lain handphone Brigadir J sudah diamankan dan diperiksa oleh labfor. Nanti labfor yang bisa menjelaskan secara scientific," tuturnya.

Tak hanya handphone milik Brigadir J saja yang dilakukan pemeriksaan, barang bukti lainnya seperti pakaian yang ditemukan di lokasi kejadian tersebut dan lain-lain.

" (Barang bukti) Semua sudah disita, dan sudah diperiksa oleh labfor, masalah DNAnya. Kemudian bukti-bukti visual lainnya semua diperiksa," imbuh Dedi.

Beri Komentar