Presiden Jokowi Dan Menhan Prabowo (Foto: YouTube Sekretariat Presiden)
Dream - Presiden Joko Widodo mengukuhkan 3.103 siswa Komponen Cadangan TNI TA 2021 di Pusdiklatpassus, Batujajar, Bandung, Jawa Barat pada Kamis, 7 Oktober 2021 kemarin. Presiden hadir ditemani Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto sejak awal kedatangan ke lapangan hingga duduk bersanding.
Dalam upacara pengukuhan tersebut, sejumlah atraksi ditampilkan oleh para siswa Komcad TNI. Demonstrasi kemampuan bela diri disuguhkan, seperti mematahkan hebel sebanyak 30 buah dalam satu pukulan, besi, jurus bertarung dan masih banyak lagi.
" Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, pada hari ini, Kamis 7 Oktober 2021, pembentukan Komponen Cadangan 2021, secara resmi saya nyatakan ditetapkan," kata Presiden Jokowi dikutip dari YouTube Sekretariat Presiden.
Para Komcad juga memperlihatkan kemahiran mereka dalam menggunakan senjata dalam bertarung. Gerakan mereka selaras dan seirama, sontak membuat takjub.
" Dengan semangat dan kegigihan para komponen cadangan TNI yang dapat kita saksikan dari dukungan para pelatih yang membina," ujar sang pembawa acara.
Dalam upacara tersebut, terdapat aksi yang berhasil membuat Jokowi dan Prabowo terkejut. Seorang anggota TNI bernama Agung Cahyo Yuwono, mampu mengendalikan tenaga dalam untuk menarik mobil.

Meski hanya mengandalkan bohlam panjang, kendaraan roda empat itu dapat bergerak maju dan tetap mempertahan kondisi lampu utuh.
Seketika Jokowi dan Prabowo bertepuk tangan, saling menatap hingga terlihat mengobrol serta tertawa bersama. Bahkan Prabowo tertawa sampai menepuk-nepuk paha.
Tak berhenti di situ, aksi sang anggota kembali menghebohkan. Setelah berhenti menarik mobil, ia mengambil lampu bohlam lalu dipecahkan dengan paha serta mengunyahnya.

Sontak Jokowi tampak tertegun menggelengkan kepala, sementara Prabowo mengurai tawa. Keduanya lalu saling tatap dan berbicara sejenak.
" Kita beri tepuk tangan yang paling meriah," ujar kedua pembawa acara kala sang prajurit makan kaca bohlam.
" Demikianlah demonstrasi kemampuan bela diri yang telah dimiliki oleh Komponen Cadangan TNI. Kami siap membela ibu pertiwi," tandasnya.