Rekama CCTV Kapolres Metro Jakarta Timur
Dream - Jajaran Polda Metro Jaya memutar rekaman CCTV yang diambil dari rumah Dodi Triono yang disatroni rampok beberapa waktu lalu. Detik-detik perampokan keji di rumah Dodi terekam melalui rekaman video itu.
Dalam CCTV yang diputar di Mapolda Metro Jaya itu terlihat, keempat perampok tiba di daerah Pulomas sejak pukul 11.00 WIB untuk mencari rumah mana yang pintu gerbangnya tidak terkunci.
Selanjutnya, ketika melihat ada orang keluar dari rumah Dodi, para perampok kemudian menghampiri rumah Dodi yang beralamat di Jalan Pulomas Utara, Pulogadung, Jakarta Timur.
" Ius Pane turun duluan dari mobil dan membuka pintu pagar dan melihat sopir DT, Y, yang sedang duduk di teras depan," kata Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Iriawan, di kantornya, Jakarta, Kamis 5 Januari 2017.
Melihat ada Y, Ius kemudian memanggilnya dan mengancam menggunakan senjata api. Selanjutnya Ius masuk ke dalam rumah melalui garasi.
© Dream
Selanjutnya, diikuti oleh Ramlan Butarbutar dan Erwin Situmorang sambil membawa golok. Sedangkan Alfins Bernius Sinaga menunggu di dalam mobil.
" Yanto disuruh menutup garasi dan para tersangka bersama Yanto berjalan masuk ke dalam rumah," ucap dia.
Ketika di dalam rumah, tepatnya di ruang tamu, Ramlan kemudian langsung menodongkan senjata api ke DGD, A, pembantu DT, S, sementara Erwin mengacungkan golok.
Kemudian, para pelaku menyuruh korban untuk jongkok dan memanggil korban lainnya, F dan W, yang baru keluar dari kamar untuk ikut berjongkok.
" Para korban kemudian disuruh berjalan ke kamar mandi dan di masukan ke dalam kamar mandi yang berukuran 1,5 meter x 1,5 meter. Salah satu korban yang sedang menyetrika, E ditarik oleh Ius dan dimasukan ke dalam kamar mandi," ujar dia.
© Dream
Ius pun mengambil salah satu korban S, untuk menunjukkan kamar majikannya. S kemudian menunjukkan kamar Dodi, dan anak-anak DT, DAAP, ZKA, dan DGD.
Ius kemudian membawa ZKA yang juga salah satu korban selamat dari kamarnya dan memasukkannya ke dalam kamar mandi. Selanjutnya, ia juga membawa anak pertama korban DAAP.
Saat membawa DAAP, Ius terlihat sempat memukulnya beberapa kali, tak hanya itu ia juga menyeret korban sambil menjambak rambut korban.
" Saya pukul di pipi, karena dia teriak-teriak minta tolong," ujar Ius.
Saat bolak-balik ke lantai dua, Ius juga mengambil uang tunai sebesar Rp 1 juta dan jam tangan rolex.
© Dream
Tak lama berselang, salah satu sopir Dodi, T, masuk ke dalam rumah dengan mengendarai sepeda motor. Dengan sigap, Sinaga yang berada di luar rumah langsung menghampiri T.
" Ramlan menuju ke depan rumah dan memanggil Tarso kemudian dibawa ke dalam kamar mandi," kata Iriawan.
Pada saat para perampok akan meninggalkan rumah Dodi, tiba-tiba sang empunya rumah pulang menggunakan mobil Honda Jazz. Bahkan, para pelaku sempat membukakan pintu pagar rumah agar mobil DT bisa masuk.
" Tuh liat, mereka bukakan pagar dan itu yang buat almarhum Dodi tidak curiga karena dipikir orang baik mungkin," ucap Iriawan.
Para perampok pun membawa DT dan menyekapnya di dalam kamar mandi bersama korban lainnya.
" Usai itu mereka mengunci kamar mandi dari luar dan kuncinya dibawa oleh Ramlan lalu pergi. Mereka melakukan aksi ini sangat singkat ya, terhitung kurang lebih hanya 16 menit dia beraksi," ungkapnya.
Untuk lebih jelasnya berikut rekaman lengkap detik-detik perampokan pulomas.
© Dream