Ricky Rizal Sempat Ingin Bunuh Brigadir J Seolah Kecelakaan: 'Saya Sudah Rencana Mau Nabrakin Mobil'

Reporter : Nabila Hanum
Kamis, 1 Desember 2022 12:01
Ricky Rizal Sempat Ingin Bunuh Brigadir J Seolah Kecelakaan: 'Saya Sudah Rencana Mau Nabrakin Mobil'
Mobil yang ditumpanginya dengan Brigadir J sebagai penumpang itu akan ditabrakan ke arah kiri atau tepat di posisi almarhum.

Dream - Bharada E alias Richard Eliezer membongkar niat jahat Bripka RR alias Ricky Rizal sebelum peristiwa pembunuhan Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat. Awalnya, kata Bharada E, muncul ide untuk menghabisi nyawa Brigadir J dengan cara kecelakaan.

Hal itu disampaikan Bharada E saat menjadi saksi kasus pembunuhan Brigadir J dengan terdakwa Bripka RR dan Kuat Ma'ruf di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu 30 November 2022.

Bharada E mengaku bahwa Bripka RR, Kuat Ma'ruf, dan dirinya, kerap dikumpulkan oleh Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi usai insiden penembakan pada 8 Juli lalu.

1 dari 5 halaman

" Jadi pasca kejadian it kami sering dipanggil bapak, ibu, di lantai dua, ngobrol semangat, tetap terangkan sesuai dengan itu (skenario)," ujar Bharada E.

Tujuannya, kata Bharada E, agar mereka bertiga tetap memberikan keterangan sebagaimana skenario baku tembak yang menjadi penyebab tewasnya Brigadir J dengan latar belakang adanya pelecehan dialami Putri Candrawathi.

Namun usai perbincangan itu, Bharada E mengatakan bahwa Bripka RR sempat mengungkap idenya untuk menabrakkan mobil yang saat itu tengah dibawanya dengan Brigadir J sebagai penumpang ketika perjalanan dari Magelang menuju Jakarta.

2 dari 5 halaman

" Sempat di lantai itu, Ricky sempat ngobrol ke saya blak-blakan, 'Cad sebenarnya saya rencana mau nabrakin mobil sampai Magelang ke Jakarta, nabrakin mobil'," kata Bharada E menirukan ucapan Bripka RR.

Tak jelas kapan Bripka RR mengungkap idenya tersebut. Akan tetapi, mobil itu akan ditabrakkan ke arah kiri atau tepat di posisi Brigadir J.

" Karena almarhum di sebelah kiri. Almarhum itu kan tidur. Nabrakin mobil di sebelah kiri, Ricky cerita," ungkap Bharada E.

Mendengar kesaksian itu, hakim pun lantas terkejut dan memastikan ulang kepada Bharada E. Bahkan, mempertanyakan alasan di balik ide Bripka RR itu.

3 dari 5 halaman

" Diarahkan ke Yosua?," tanya hakim.

" Siap betul," jawab Bharada E.

" Enggak tanya apa alasannya?," cecar hakim.

" Saya berpikir dalam pikiran saya ini (permasalahan) sudah ada di Magelang," kata Bharada E.

Bahkan, hakim sempat mencecar apakah kesaksian itu bisa dipertanggungjawabkan oleh Bharada E. Sebab, keterangan itu belum tertera dalam berkas dakwaan ataupun berita acara pemeriksaan (BAP).

4 dari 5 halaman

" Bisa dipertanggungjawabkan?,"

" Siap saya sudah disumpah," tegas Bharada E.

Sementara itu, Bripka RR membantah pernah menyampaikan idea tersebut kepada Bharada E usai peristiwa penembakan.

" Terkait pas penembakan yang saudara Richard bertemu di lantai dua saya menyampaikan ingin menabrakkan mobil itu tidak pernah saya sampaikan," kata Bripka RR saat memberi tanggapan atas kesaksian Bharada E.

Bantahan Bripka RR juga ditambahkan oleh penasihat hukumnya, Erman Umar yang menyebut kliennya merasa tidak pernah berucap soal niat untuk membuat Brigadir J seolah menjadi korban tabrakan.

5 dari 5 halaman

" Itu sudah diklarifikasi oleh klien saya dia tidak pernah mau nabrak Yosua, apa alasannya dia mau nabrak Yosua, itu tidak benar," kata Erman, dikutip dari merdeka.com, Kamis 1 Desember 2022.

Adapun, lanjut Erman, terkait dengan bantahan soal itu akan dijabarkan lebih lanjut saat kesempatan Bripka RR akan diperiksa sebagai saksi dipersidangan nanti seperti sidang Bharada E hari ini.

" Tapi mungkin nanti akan diklarifikasi pada saat si Ricky kalau dia jadi saksi untuk si Richard atau pada saat dia sebagai terdakwa," ucapnya.

Beri Komentar