Dimas Kanjeng Taat Pribadi
Dream – Pengakuan mengejutkan kembali dilontarkan oleh Dimas Kanjeng Taat Pribadi. Kepada polisi, ia mengatakan, sudah memberikan uang setoran dari para pengikutnya kepada pria berinisial DW.
Menurut Taat pribadi, DW membawa uangnya sekitar Rp1 triliun. DW merupakan salah satu sultan dan orang kepercayaan Pribadi yang tinggal di Desa Gunung Gangsir, Kecamatan Beji, Pasuruan.
“ Dia kaya mendadak setelah jadi santri Dimas Kanjeng,” kata Kapolres Pasuruan, AKBP M Aldian, sebagaimana dikutip Dream dari laman wartabromo.com, Selasa 4 Oktober 2016.
Kabarnya, rumah DW saat ini sudah sepi. Tak ada aktivitas apapun. Bahkan, rumah berlantai tiga itu hanya terlihat dijaga beberapa orang.
Laman wartabromo.com melaporkan, kini polisi tengah mencari DW, yang diduga kabur beberapa hari setelah Taat Pribadi ditangkap.
Namun, terkait uang Rp 1 triliun sebagaimana pengakuan Taat Pribadi, Aldian mengatakan, “ masih kami selidiki.”
© Dream
Warga di Gunung Gangsir mengatakan, DW dikenal sebagai sosok yang baik dan dermawan. Bahkan, hampir setiap bulan dia membagikan uang ke fakir miskin yang ada di sekitar. Namun keluarganya sangat tertutup apda warga.
Sementara, Kapolres Pasuruan, AKBP Mohammad Aldian, mengaku sudah mendatangi rumah DW dan menelusuri latar belakangnya. Polisi akan terus melacak keberadaan DW lewat keluarga dan teman-temannya.
© Dream
Kepala Desa Gunung Gangsir, Dewi Noer Alifah, mengaku kenal baik dengan DW. Setahun lalu, DW merupakan tim suksesnya dalam pemilihan kepala desa. “ Dia itu tim sukses saya,” kata Dewi.
Meski demikian, dia mengaku tidak tahu persis keterlibatan DW dengan padepokan Dimas Kanjeng. Sebab, DW tak pernah cerita.
“ Nggak pernah bercerita. Tapi kalau kaya, Iya. Dia pernah menunjukkan kepada saya uangnya di dalam Koper. Kadang saya lihat foto-fotonya sering rekreasinya ke luar negeri,” lanjut Dewi.
Dia juga pernah datang ke rumah DW beberapa kali dan sempat ditawari melihat kolam renang di lantai atas. “ Tapi saya nggak mau,” tutur Dewi.