Rumah Mewah Pegawai Kemenkeu Viral
Dream - Sejak terbongkarnya kasus nomine yang menimpa mantan Ditjen Pajak Rafael Alun Trisambodo, publik seakan bekerja sendiri membongkar gaya hidup hedon pegawai Kementerian Keuangan (Kemenkeu).
Baru-baru ini netizen dihebohkan sebuah rumah mewah di kawasan Legenda Wisata Cibubur, Jawa Barat. Rumah luas didominasi warna putih tersebut ramai menjadi sorotan.
Hal itu dikarenakan rumah itu disebut-sebut milik Kepala Kantor Bea Cukai Makassar, Andhi Pramono. Rumah tersebut memiliki arsitektur menyerupai Gedung Putih di Amerika Serikat.
Dalam video yang dibagikan TikTok @dgsiaoiujqz, terlihat penampakan rumah mewah dengan kubah dan pilar bagaikan istana raja.

Terlihat bagian depan rumah itu fasadnya hampir mirip dengan bangunan istana-istana klasik dari era Yunani Kuno.

Setelah rumah itu viral dan jadi sorotan publik, Andhi pun dipanggil oleh Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kemenkeu untuk memberikan klarifikasi terkait harta kekayaannya.

Namun sebelum ramai jadi perbincangan, Andhi sempat membagikan momen dirinya sedang panen pisang di istana megahnya.

Diunggah melalui Instagram pribadinya, @andhipramono_, Kepala Bea Cukai Makassar itu memperlihatkan video saat ia sedang memanen pisang.

" Alhamdulillah....Panen kecil ‘Pisang Kepok Kuning’ dan ‘Pisang Susu’ di halaman belakang membahagiakan kami di pagi hari ini," tulis keterangan unggahan.
Dalam video itu, Andhi tampak sangat bahagia memanen buah pisang yang tumbuh di belakang halaman istana mewahnya.

Dia bahkan memamerkan aksinya menebang pohon pisang sendirian dan memperlihatkan hasil panen tanaman pisangnya.

Sementara itu, Kakanwil Bea Cukai Sulbangsel Nugroho Wahyu Widodo membenarkan jika Andhi dipanggil ke Ditjen Kemenkeu.
Pemanggilan tersebut untuk memberikan klarifikasi terkait harta kekayaannya yang menjadi sorotan di media sosial.
Di lain pihak, Kepala PPATK Ivan Yustiavanda menyebut, pihaknya sudah menyampaikan laporan hasil analisis harta mencurigakan Andhi Pramono kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
" Ya kami sudah kirim HA (hasil analisis) ke KPK sejak awal 2022 atas nama yang bersangkutan (Andhi Pramono)," ujar Ivan.
Andhi diduga tidak jauh berbeda dari mantan pejabat Ditjen Pajak Rafael Alun Trisambodo, yang memiliki harta tidak wajar.
Ivan juga menduga Andhi menggunakan nomine untuk menyamarkan harta miliknya. Sementara dalam LHKPN, Andhi tercatat memiliki harta Rp13,7 miliar dan tanpa utang.
Sumber: Merdeka
Advertisement

Es Batu atau Air Es, Mana yang Lebih Cepat Mendinginkan Minuman? Jawabannya Ternyata Mengejutkan


Mengapa Mencetak Uang Lebih Banyak Tidak Bisa Membuat Negara Lebih Kaya?


Masalah Keuangan Berkepanjangan Bisa Berkaitan dengan Penuaan Otak Lebih Cepat, Ini Penjelasannya

Oli Palsu Marak, QTRUST Hadirkan SeQure untuk Cek Keaslian Produk

3,3 Juta Lansia Terdampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Ini yang Terjadi Saat Masuk ke Tubuh