Ilustrasi (Foto: Shutterstock.com)
Dream - Dalam sistem kalender hijriah, Safar merupakan bulan kedua setelah Muharram. Dalam tradisi masyarakat Arab kuno, bulan ini dianggap pembawa sial.
Ternyata anggapan tersebut masih ada hingga saat ini. Masih ada sebagian masyarakat masih menganggap Safar adalah bulan pembawa kemudharatan.
Lantas, benarkah anggapan ini?
Dikutip dari bincangsyariah, Rasulullah Muhammad SAW sudah menegaskan tidak ada bahaya apapun dalam bulan Safar. Hal ini termaktub dalam hadis yang diriwayatkan dari Abu Hurairah RA.
" Tidak ada wabah (yang menyebar secara sendirinya), tidak pula ramalan sial, tidak pula burung hantu dan juga Safar. Menghindarlah dari penyakit kusta sebagaimana engkau menghindari singa."
Ibnu Utsaimin menyatakan kata Safar pada hadis di atas memiliki makna bervariasi. Bagi masyarakat Arab masa jahiliyah, Safar dimaknai kesialan.
Padahal, waktu tidak terkait dengan takdir Allah. Waktu kapanpun akan tetap sama. Jikapun terjadi peristiwa buruk, itu semata karena izin Allah, sebagaimana termaktub dalam Surat At Taghabun ayat 11.
" Tidak ada sesuatu musibah pun yang menimpa seseorang kecuali dengan izin Allah. Dan barang siapa yang beriman kepada Allah, niscaya Dia akan memberi petunjuk kepada hatinya. Dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu."
Ibnu Katsir dalam kitab Tafsir Ibnu Katsir menjelaskan barangsiapa terkena musibah dan mengetahui itu dengan takdir dan ketetapan Allah lalu bersabar, maka akan diganti dengan yang lebih baik.
Jika masih menganggap Safar bulan sial, pikiran kita hanya dibuat sibuk dengan ketakutan akan datangnya perkara buruk.
Advertisement
Dari LRT City Menuju Superholding Danantara Indonesia

5 Pekerjaan yang Paling Banyak Dicari di Bidang Sustainability

Menunggu Nasi Goreng Megawati, Pertemuan Prabowo Belum Usai

IHSG Rebound di Penutupan Sesi I, Indeks Bluechips Terpeleset

Mikroplastik Masuk Tubuh Ibu Hamil dan Plasenta Janin di Makassar


Manusia Sudah Ada di Bumi Sejak Kapan? Jawabannya Bisa 315 Ribu hingga 7 Juta Tahun

Kanker Prostat Sering Tak Bergejala, Bagaimana Cara Mendeteksinya Sejak Dini?


IHSG Rebound di Penutupan Sesi I, Indeks Bluechips Terpeleset

Olahraga yang Cocok Ternyata Bisa Disesuaikan dengan Kepribadian, Ini Panduannya


Cara Beres-Beres Rumah Tanpa Menyesal: 8 Kebiasaan yang Perlu Dilakukan dan Dihindari