Sempat Negatif, Wanita Ini Tularkan Covid-19 ke 71 Orang

Reporter : Sugiono
Kamis, 2 Juli 2020 07:02
Sempat Negatif, Wanita Ini Tularkan Covid-19 ke 71 Orang
Dia baru pulang dari melakukan perjalanan ke Amerika Serikat.

Dream - Seorang wanita China baru saja pulang dari Amerika Serikat. Tapi, tanpa disadari, wanita itu juga membawa virus corona bersamanya. Akibatnya, sebanyak 71 orang terinfeksi oleh wanita tersebut.

Kasus ini dilaporkan Centers for Disease Control and Prevention (CDC) China melalui sebuah penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal berjudul Emerging Infectious Diseases.

Wanita itu kembali ke Provinsi Heilongjiang setelah pulang dari melakukan perjalanan ke AS pada 19 Maret. Saat itu adalah sekitar satu minggu setelah kasus Covid-19 terakhir ditemukan di provinsi tersebut.

Dia tidak memiliki gejala dan hasil tes menunjukkan bahwa dia negatif. Meski begitu wanita itu tetap diminta untuk karantina mandiri di rumah.

1 dari 4 halaman

Tidak ada hal yang mencurigakan hingga seorang pria mengalami stroke dan tidak memiliki hubungan dengan wanita itu ditemukan positif Covid-19.

Ternyata pria tadi pernah berada dalam satu pesta dengan orang-orang yang tinggal di gedung yang sama dengan wanita yang baru pulang dari AS itu.

Ketika para peneliti di China mencoba menelusuri jejak penyakit pria itu, mereka menemukan wanita itu mungkin mencemari lift di gedung tersebut.

2 dari 4 halaman

Ilustrasi wabah virus corona

Tetangganya di lantai bawah, yang menggunakan lift yang sama, juga terinfeksi Covid-19. Wanita itu juga menginfeksi ibunya dan pacar ibunya.

Kedua orang itu kemudian pergi ke pesta dan menginfeksi pria yang mengalami stroke itu dan anak-anaknya.

Anak-anaknya membawa pria yang menderita stroke itu ke dua rumah sakit yang berbeda. Akibatnya, 28 orang terinfeksi di rumah sakit pertama, dan 20 lebih terinfeksi ketika pria itu dipindahkan ke rumah sakit kedua.

3 dari 4 halaman

Ketika CDC China meneliti gen virus corona pada wanita itu, mereka menemukan bahwa jenisnya berbeda dari yang sebelumnya menyebar di negara itu.

Wanita itu dinyatakan negatif karena memiliki antibodi terhadap virus. Ini menunjukkan bahwa dia pernah terinfeksi virus corona sebelumnya.

Peneliti di CDC menyebut wanita pembawa virus corona tanpa gejala ini dengan nama A0 (A nol), yang berarti dia adalah kasus pertama.

4 dari 4 halaman

" Kami percaya A0 adalah pembawa virus tanpa gejala, sedangkan B1.1 (tetangganya) terinfeksi akibat kontak dengan permukaan lift di gedung tempat mereka berdua tinggal," tulis CDC China.

Anehnya, CDC China menemukan penghuni lain di gedung tersebut semuanya negatif. Hingga 22 April 2020, A0 tetap tanpa gejala.

" Hasil penelitian ini menggambarkan bagaimana infeksi SARS-CoV-2 asimptomatik tunggal dapat mengakibatkan penularan terhadap komunitas secara luas," tulis peneliti di jurnal itu.

Sumber: CNN

Beri Komentar