Si Wanita Meninggal Saat Terbangun di Pemakamannya Sendiri

Reporter : Puri Yuanita
Kamis, 1 Desember 2016 08:27
Si Wanita Meninggal Saat Terbangun di Pemakamannya Sendiri
Tragedi dimulai ketika si wanita mengeluh kepada suaminya....

Dream - Ada hal-hal dalam hidup ini yang harus dilakukan dengan teliti, termasuk dalam menyatakan bahwa seseorang telah meninggal dunia.

Ketika seseorang meninggal, pemeriksaan menyeluruh harus dilakukan oleh dokter yang kompeten. Jika tidak, situasi yang sudah menyedihkan akan berubah menjadi lebih memilukan.

Itulah yang terjadi pada wanita Rusia bernama Fagilyu Mukhametzyanov pada tahun 2011. Terlepas dari kenyataan bahwa cerita ini terjadi lima tahun yang lalu, namun menjadi sangat populer sehingga orang di seluruh dunia terus membahasnya di dunia maya.

Lantas apa yang sebenarnya terjadi pada wanita yang saat itu berusia 49 tahun?

 

1 dari 3 halaman

Mendadak Pingsan

Mendadak Pingsan © Dream

Tragedi dimulai ketika Fagilyu mengeluh kepada suaminya, Fagili, 51 tahun, bahwa dia merasa sakit dada.

Fagili segera membawa Fagilyu ke dokter dekat rumah mereka di Kazan City, Rusia. Sayangnya, pada saat mereka sampai ke dokter, Fagilyu hilang kesadaran.

Dokter mengatakan bahwa Fagilyu mungkin pernah mengalami serangan jantung. Dia kemudian dinyatakan telah meninggal dunia. Fagili yang syok dan sedih memutuskan untuk tidak membalsem istrinya.

Menurut tradisi Rusia, orang yang meninggal dunia tidak dibalsem jika akan dimakamkan di perkuburan lokal.

 

2 dari 3 halaman

Bangun Hanya 12 Menit

Bangun Hanya 12 Menit © Dream

Selang beberapa hari kemudian, Fagilyu ditaruh di dalam peti mati dan pemakamannya sedang dipersiapkan. Namun, ketika Fagili dan kerabat yang lain mengucapkan kata terakhir sebelum peti mati dibawa pergi untuk dimakamkan, Fagilyu tiba-tiba bangun dari kematiannya.

Sesaat Fagilyu hanya duduk di peti matinya. Hal pertama yang dia lihat adalah orang-orang yang menangisi dirinya. Dia mendengar mereka berdoa untuknya.

Ketika menyadari bahwa dia akan segera dikubur hidup-hidup, Fagilyu berteriak kencang.

" Matanya bergetar dan kami segera bergegas membawanya kembali ke rumah sakit. Tapi dia hanya hidup selama 12 menit," kenang Fagili.

 

3 dari 3 halaman

Kali Ini Meninggal Betulan

Kali Ini Meninggal Betulan © Dream

Dokter kemudian menegaskan bahwa syok saat bangun di pemakamannya sendiri membuat Fagilyu terkena serangan jantung.

Kali ini, dia tidak hanya dianggap meninggal tapi memang benar-benar telah pergi untuk selamanya.

Kesedihan Fagili pun menjadi dua kali lipat. Dia juga marah. Laporan-laporan mengatakan bahwa ia sedang mempertimbangkan untuk menggugat dokter pertama yang keliru menyatakan Fagilyu telah meninggal. Namun, tidak ada kabar kelanjutan tentang masalah ini.(Sah)

(Sumber: elitereaders.com)

Beri Komentar