Dua Jemaah Haji Membawa Makanan Untuk Dikonsumsi (Foto: Kemenag.go.id)
Dream - Tugas tim katering tahun ini lebih berat. Sebab, selain membuat menu nusantara, tim juga harus menyusun menu zonasi atau kedaerahan.
Tak cuma itu, tim juga harus memastikan perusahaan penyedia katering dapat mempekerjakan juru masak orang Indonesia yang profesional.
" Bumbu masak, makanan, dan minuman juga diutamakan menggunakan produk Indonesia," kata Direktur Layanan Haji Luar Negeri Sri Ilham Lubis, dalam keterangan tertulisnya, Senin, 4 Maret 2019.
Saat ini ratusan katering asal Arab Saudi sudah menyatakan berminat menjadi penyedia konsumsi bagi jemaah haji Indonesia. " Sampai hari ini, tercatat oleh Tim, perusahaan yang sudah mendaftar sebanyak 298 perusahaan," ujar dia.
Sebanyak 155 perusahaan daftar penyedia konsumsi jemaah di wilayah Mekah, 114 perusahaan di Arafah dan Mina, dan 32 perusahaan di Madinah, dan 1 perusahaan di Jeddah.
Jumlah perusahaan yang mendaftar tahun ini lebih banyak dari tahun lalu, 296 perusahaan.
Hampir 50 persen itu perusahaan yang ada di data Baladiyah, satgas pemerintah Arab Saudi, ikut mendaftar untuk pelayanan katering di Mekah. “ Semakin banyak perusahaan katering Arab Saudi yang mendaftar, kita lebih banyak kesempatan untuk memilih perusahaan katering yang bonafit," kata dia.

Rapat tim pelayanan jemaah haji luar negeri
Saat ini, Sri Ilham berada di Mekah untuk memberikan supervisi kepada tim penyedia layanan katering haji di Arab Saudi. Tim katering beranggotakan 35 orang, terdiri dari 11 orang tim inti dan 24 orang tim pendukung. Mereka akan bertugas selama 64 hari di Arab Saudi, dari 18 Februari hingga 22 April 2019.
Lanjut Sri Ilham, tim bersiap untuk melakukan kasyfiyah, proses memverifikasi satu persatu ratusan perusahan yang mendaftar. Pengecekan dilakukan berdasarkan formulir dan daftar penilaian yang sudah disiapkan. Sri Ilham memastikan proses penyediaan perusahaan layanan katering ini berjalan transparan.
" Kontrak perusahaan katering diupayakan bisa dilakukan lebih cepat dibanding tahun lalu. Sehingga, para penyedia dapat secepatnya memesan makanan dan minuman dari Indonesia," ujar dia. (ism)
Advertisement

Suhu yang Terus Meningkat Ternyata Memperlambat Perkembangan Anak Usia Dini

Gujarat, Jejak Jalur Dagang yang Ikut Membentuk Islam di Nusantara

Sering Nyeri Sendi Saat Menua? Terlalu Jarang Bergerak Bisa Memperburuk Kondisinya

Serunya Mampir ke Booth AXIS di Cherrypop Festival 2026, Ada Photo Booth AI hingga Charging Station

3 Kebiasaan yang Dilakukan Spesialis Tulang Belakang untuk Menjaga Postur Tubuh

BCA Kumpulkan Desa dan UMKM Binaan dalam Desa Bakti BCA Community Forum 2026

BNI Rangkul 3 Komunitas Beda Fokus, dari Bisnis sampai Gowes Bareng