Foto: Tangkapan Layar Akun TikTok @11ummiaurel
Dream - Ada kalanya guru melempar pertanyaan kepada para murid saat akhir jam pelajaran. Bagi murid yang bisa menjawab diperbolehkan pulang.
Seperti terlihat dalam video TikTok yang diunggah oleh akun @11ummiaurel pada Rabu 30 Maret 2022. Dalam video itu terlihat murid SD yang bersiap pulang mendapat pertanyaan untuk menentukan siapa yang boleh pulang lebih dahulu.
Para murid itu harus menjawab pertanyaan berhitung mengenai soal pengurangan yang diberikan oleh ibu guru. Satu per satu siswa yang berhasil menjawab diperbolehkan pulang hingga hanya tersisa tiga siswa SD terakhir.
Mereka terlihat berpikir keras ketika diberi pertanyaan 10 dikurangi 5.
" Yuk 10 diambil 5, tinggal berapa?" tanya sang guru berulang-ulang.
Setelah beberapa lama salah seorang siswa berhasil menjawab dan diperbolehkan pulang.
Hingga akhirnya siswa terakhir juga diperbolehkan pulang setelah memberikan jawaban tepat pertanyaan 5 dikurangi 4.
Tertulis dalam video tersebut, sejumlah siswa SD itu tampak kesulitan menjawab soal berhitung lantaran efek grogi.
" Efek grogi, takut gak bisa pulang," tulisnya.
Unggahan itupun mendapat banyak respon warganet. Tak sedikit yang menyebut bahwa tes semacam itu merupakan sesuatu yang paling horor di zaman SD.
" Hidup atau matinya anak SD," komentar warganet.
" 2 murid terakir lagi ngetes gurunya pinter apa engga," canda warganet.
" Ternyata ibunya santai ya, padahal dulu pas jadi siswa, gua merasa ini tuh horor banget," sahut warganet lainnya.
@11ummiaurel # Menghitung part 2#
♬ suara asli - UmmiAurel
Advertisement

Anak Laki-Laki dan Perempuan Harus Diasuh Berbeda? Ini Penjelasan Psikologi Anak

Kulit Kering dan Gatal atau Eksim? Kenali Perbedaannya Sebelum Memilih Pelembap

Penelitian Ungkap Mengapa Otak dengan ADHD Mungkin Lebih Kreatif?

Abu Vulkanik Letusan Anak Krakatau Sampai Jakarta, Bandara Soekarno Hatta Ditutup Sementara

Duduk Terlalu Lama Bisa Tingkatkan Risiko Kematian akibat Kanker, Ini Temuan Penelitiannya

10 Masalah Kesehatan yang Risikonya Bisa Dikurangi dengan Rutin Berolahraga

Raja Herbal dari Ketapang Sebagai Benih Kemandirian Ekonomi Desa