Tata Cara dan Bacaan Sholat Jenazah Muhammadiyah, Lengkap dengan Latin dan Artinya

Reporter : Widya Resti Oktaviana
Selasa, 2 Agustus 2022 18:00
Tata Cara dan Bacaan Sholat Jenazah Muhammadiyah, Lengkap dengan Latin dan Artinya
Sebelum melaksanakan sholat jenazah, perhatikan dengan baik apa saja syarat-syarat sah yang harus dipenuhi.

Dream – Islam mengajarkan kepada umatnya ketika ada seorang muslim atau muslimah yang meninggal dunia agar disholatkan. Hukum dari menyolatkan jenazah adalah wajib kifayah yang artinya di mana kewajiban tersebut sudah tercukupi jika sudah dilaksanakan oleh sebagian umat Islam. Sedangkan jika tidak ada yang melaksanakannya, maka seluruh umat Islam berdosa.

Dalam pelaksanaan sholat jenazah pun berbeda dengan sholat-sholat pada umumnya. Dalam sholat ini dilakukan tanpa menggunakan gerakan rukuk dan sujud. Sehingga imam dan makmum hanya berdiri saja sembari membaca bacaan sholat jenazah kemudian ditutup dengan salam.

Bagi sahabat Dream yang Muhammdiyah, maka penting sekali untuk mengetahui bacaan sholat jenazah Muhammadiyah. Dengan begitu, ketika ada saudara muslim yang meninggal dunia, kamu bisa turut menyolatkannya dengan tata cara yang sudah diajarkan.

Untuk mengetahui secara lebih jelas tentang tata cara serta bacaan sholat jenazah Muhammadiyah, berikut sebagaimana dirangkum Dream melalui berbagai sumber.

1 dari 4 halaman

Syarat Melakukan Sholat Jenazah

Syarat Melakukan Sholat Jenazah© Shutterstock.com

Sebelum membahas tentang bacaan sholat jenazah Muhammadiyah, sebaiknya sahabat Dream mengetahui terlebih dahulu apa saja syarat yang harus dipenuhi ketika melaksanakan sholat jenazah. Berikut adalah syarat-syaratnya:

  • Umat Islam yang melaksanakan sholat jenazah harus memenuhi syarat sah seperti pada sholat lainnya. Yakni suci dari hadas besar dan najis, menutup aurat, dan menghadap ke arah kiblat.
  • Pelaksanakan sholat jenazah dilakukan setelah jenazah selesai dimandikan dan sudah dikafani.
  • Peletakan jenazah adalah di sebelah kiblat orang yang menyolatkannya.
2 dari 4 halaman

Waktu dan Tempat Melaksanakan Sholat Jenazah

Waktu Sholat Jenazah

Sebenarnya pelaksanaan sholat jenazah tidaklah ada waktu khususnya. Umat Islam bisa melakukannya saat siang maupun malam hari. Kecuali saat matahari terbit sampai agak meninggi, saat matahari di pertengahan langit sampai condong ke barat, dan saat matahari hampir terbenam.

Tempat Sholat

Sedangkan untuk tempat pelaksanaan sholat jenazah juga bisa dilakukan di mana saja. Asalkan tempat tersebut memang layak untuk menjadi tempat sholat. Misalnya saja di dalam masjid.

3 dari 4 halaman

Tata Cara dan Bacaan Sholat Jenazah Muhammadiyah

Tata Cara dan Bacaan Sholat Jenazah Muhammadiyah© Shutterstock.com

Setelah mengetahui syarat serta waktu dan tempat melaksanakan sholat jenazah, selanjutnya adalah tata cara dan bacaan sholat jenazah Muhammadiyah. Berikut adalah tata cara dan bacaannya yang perlu sahabat Dream perhatikan dengan baik:

Berniat dengan Ikhlas

Hal pertama yang dilakukan dalam sholat jenazah Muhammdiyah adalah berniat dengan ikhlas. Namun, niat yang dilakukan tidaklah dengan membaca lafaz niat “ ushalli”. Karena dalam Muhammadiyah sendiri melalui dalilnya, niat adalah hal yang ada di dalam hati. Jadi, jika seorang muslim berada di lokasi jenazah berada dan mengambil air wudhu untuk mensholati, maka hal tersebut sudah dianggap berniat.

Berdiri

Tata cara berikutnya adalah berdiri. Sholat jenazah dilakukan tanpa menggunakan gerakan rukuk, sujud, dan duduk. Saat berdiri itulah dan berniat, maka dilanjutkan dengan takbir sebanyak empat kali. Setiap membaca takbir, maka kedua tangan diangkat. Hal ini sesuai dengan hadis berikut:

Dari Abu Hurairah r.a berkata: Nabi SAW mengumumkan kematian An-Najasyi, kemudian beliau maju dan membuat barisan shaf di belakangnya. Beliau lalu takbir empat kali.” (HR. Bukhari)

Takbir Pertama Membaca Al-Fatihah dan Sholawat Nabi

Setelah melakukan takbiratul ihram, jemaah sholat jenazah membaca surat Al-Fatihah dan sholawat Nabi. Berikut adalah bacaan sholat jenazah Muhammdiyah, yakni bacaan sholawat Nabi Muhammad saw:

Allohumma solli ‘alaa muhammad, wa‘alaa aali muhammad, kamaa sollaita ‘alaa aali ibroohim, wa baarik ‘alaa muhammad, wa‘alaa aali muhammad, kamaa baarokta ‘alaa aali ibroohim, fil ‘aalamiina innaka hamiidummajiid.

Artinya:Ya Allah (YA Tuhan Kami), limpahkanlah kemurahanMu kepada Nabi Muhammad SAW Beserta keluargany. Sebagaimana telah Engkau limpahkan (kemurahanmu) kepada Nabi Ibrahim beserta keluarganya. Berkahilah Nabi Muhammad SAW dan keluarganya, sebagaimana Engkau telah memberkahi Nabi Ibrahim bersama keluarganya. Sesungguhnya Engkau Dzat yang Maha Terpuji dan Maha Mulia”.

4 dari 4 halaman

Takbir Kedua Mendoakan Mayit

Tata cara sholat jenazah Muhammadiyah yang berikutnya adalah takbir kedua dengan mendoakan mayit. Berikut adalah bacaan sholat jenazah Muhammadiyah di takbir kedua untuk mendoakan mayit:

Allahummaghfirlahu warhamhu wa ‘aafihi wa’fu ‘anhu wa akrim nuzulahu wa wassi’ madkholahu waghsilhu bilmaa’i wats tsalji wal baradi wa naqqihi minal khathaayaa kamaa naqqaitats tsaubal abyadla minad danasi wa abdilhu daaran khairan min daarihi wa ahlan khairan min ahlihi wa zaujan khairan min zaujihi wa adkhilhul jannata wa a’idzhu min ‘adzaabil qabri au min ‘adzaabin naar.

Artinya:Ya Allah! Berilah ampunan baginya serta rahmatilah dia. Selamatkanlah serta ampunilah ia. Berilah kehormatan untuknya, luaskanlah tempat masuknya (Dialam barzakh), mandikanlah ia dengan air, es dan salju. Bersihkanlah dia dari kesalahan sebagaimana Engkau bersihkan baju yang putih dari kotoran. Gantikanlah baginya rumah yang lebih baik dari rumahnya, keluarga yang lebih baik dari keluarganya semula, isteri yang lebih baik dari isterinya semula. Masukkanlah ia ke dalam surga, lindungilah dari adzab kubur dan adzab neraka.”

Takbir Ketiga Membaca Doa untuk Mayit

Kemudian pada takbir yang ketiga juga membaca doa untuk mayit dengan bacaan yang berbeda berikut ini:

Allāhummagfir lihayyinā wamayyintinā wasagīrinā wakabīrinā wa żakarinā wa unsānā wa syāhidinā wagā-ibinā. Allāhumma man ahyaitahu minna fa ahyihi ‘alal islāmi waman tawaffaitahu minna fa tawaffahu ‘alal īmāni. Allāhumma lātahrimnā ajrahu walā tudillanā ba‘dahu.

Artinya:Ya Allah ampunilah kami, baik yang masih hidup maupun yang telah mati, yang kecil maupun yang besar, laki-laki maupun perempuan, yang tampak maupun yang tidak tempak, Ya Allah siapa yang Engkau hidupkan dari kami maka hidupkanlah dia di atas Islam. Dan siapa yang engkau wafatkan maka wafatkanlah dia di atas Iman. Ya Allah janganlah Engkau halangi kami akan pahalanya dan janganlah Engkau sesatkan kami sepeninggalnya.”

Jika jenazahnya anak-anak, maka bacaan doanya adalah sebagai berikut:

Allāhummaj ‘Alhu Lanā Salafan Wa Faratan Wa Ajran.

Artinya:Ya Allah jadikanlah dia tabungan, pendahulu dan pahala untuk kami.”

Takbir Keempat dan Mengucapkan Salam

Saat takbir keempat, maka bacaan sholat jenazah Muhammadiyah yang dilafalkan adalah sebagai berikut:

Allahumma la tahrimna ajrahu wa la taftinna ba'dahu waghfir lana wa lahu. Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Beri Komentar
Jangan Lewatkan
More